Pasca Kebakaran, MTS NU Krui Laksanakan Pembelajaran Daring Selama Satu Pekan

PASCA KEBAKARAN_ Kondisi MTS NU Krui pasca kebakaran - Foto Yogi --

PESISIR TENGAH – Pasca musibah kebakaran hebat yang menghanguskan dua gedung Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTS NU) Krui di Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), pihak sekolah mengambil langkah cepat untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan. Mulai awal pekan ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) di MTS NU Krui dilaksanakan secara daring atau online.

Kepala MTS NU Krui, Disa Putra, mengatakan bahwa kebijakan itu diambil sebagai langkah sementara sambil menunggu arahan dan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.

“Selama satu pekan ke depan, seluruh siswa akan melaksanakan KBM secara daring. Tidak ada aktivitas pembelajaran secara langsung di lingkungan sekolah karena kondisi gedung yang tidak memungkinkan,” kata dia.

Dijelaskannya, musibah kebakaran yang terjadi tersebut menyebabkan kerusakan total pada dua gedung sekolah. Dari total 10 ruangan yang terbakar, dua di antaranya merupakan ruang kantor dan delapan sisanya adalah ruang kelas. Akibatnya, kegiatan operasional sekolah lumpuh total, dan banyak barang serta dokumen penting milik sekolah tidak dapat diselamatkan.

“Kami masih melakukan perhitungan terkait kerugian akibat kebakaran ini. Banyak peralatan, perlengkapan administrasi, dan dokumen penting sekolah yang hangus terbakar. Saat ini, kondisi bangunan masih dibiarkan seperti semula. Belum ada pembersihan karena kami masih menunggu arahan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesbar,” jelasnya.

Selain itu, pihak sekolah telah menjalin koordinasi dengan Kantor Kemenag Pesbar serta instansi terkait lainnya guna merumuskan langkah-langkah tindak lanjut, termasuk rencana pembangunan kembali fasilitas yang rusak serta penataan ulang kegiatan belajar mengajar jangka panjang.

Di sisi lain, pasca musibah ini, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak ada petugas resmi dari sekolah yang ditunjuk untuk menggalang bantuan dengan cara berkeliling dari rumah ke rumah.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari masyarakat. Namun, kami tegaskan bahwa tidak ada perwakilan sekolah yang menggalang dana dengan berkeliling. Bantuan dapat disalurkan secara langsung melalui posko resmi di lingkungan MTS NU Krui atau melalui rekening Yayasan Maarif Pesisir Barat di BRI dengan nomor rekening 565901061496537,” tegasnya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan MTS NU Krui. Semua penyaluran bantuan sebaiknya melalui jalur resmi agar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami berharap, pasca musibah ini, dukungan dari semua pihak dapat mempercepat proses pemulihan, sehingga kegiatan pendidikan di MTS NU Krui dapat segera berjalan kembali secara normal,” pungkasnya. (yogi/*)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan