Ibu Prada Lucky Tegaskan Penahanan Ayah Almarhum Tak Terkait Kasus Kematian Anak
Ibu Prada Lucky Tegaskan Penahanan Ayah Almarhum Tak Terkait Kasus Kematian Anak--
RADARLAMBARBACAKORAN.CO- Ibu kandung mendiang Prada Lucky Namo, Paulina Sepriana Mirpey, akhirnya angkat bicara terkait penahanan ayah almarhum, Pelda Christian Namo, oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kupang, Nusa Tenggara Timur. Paulina menegaskan bahwa proses hukum yang kini dijalani Pelda Christian tidak ada kaitannya dengan perkara kematian putranya.
Paulina menjelaskan kehadirannya di Denpom Kupang bersama penasihat hukum merupakan tindak lanjut dari laporan yang telah ia ajukan sejak 2 Januari 2026. Laporan tersebut menyangkut dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Pelda Christian terhadap dirinya.
Selain laporan KDRT, Paulina menyebut terdapat laporan lain yang bersumber dari satuan tempat Pelda Christian bertugas di Kodim Rote Ndao, yakni dugaan pelanggaran disiplin berupa perselingkuhan. Ia juga menyinggung persoalan hak-hak keluarga yang dinilainya tidak lagi dipenuhi, termasuk terhentinya hak finansial bagi dirinya dan anak-anak.
Atas kondisi tersebut, Paulina mengaku mendatangi Denpom Kupang untuk meminta perlindungan dan pendampingan hukum. Ia menyatakan kepercayaan penuh kepada institusi TNI dalam menangani perkara ini secara profesional dan adil.
Paulina secara tegas meminta publik agar tidak mengaitkan persoalan rumah tangganya dengan kasus hukum mendiang Prada Lucky Namo. Menurutnya, kasus kematian anaknya telah memiliki putusan hukum dan kini memasuki tahapan banding yang diawasi bersama penasihat hukum dan oditur militer.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak melontarkan tudingan yang menyerang institusi TNI maupun pimpinan-pimpinan di dalamnya. Paulina mengakui institusi TNI telah berperan besar dalam mengungkap dan mengadili kasus yang menimpa putranya.
Di sisi lain, Paulina mengungkapkan dirinya dan anak-anak mengalami tekanan mental akibat hujatan di media sosial. Ia menyebut unggahan dan pernyataan terbuka Pelda Christian yang berisi penghinaan turut memperburuk kondisi psikologis keluarganya.
Paulina menegaskan langkah hukum yang ditempuhnya merupakan upaya melindungi diri, anak-anak, dan keluarga besar demi keamanan serta ketenangan hidup mereka ke depan, setelah seluruh proses hukum terkait anaknya berjalan.
Sebelumnya, Pelda Christian Namo diketahui ditahan oleh Polisi Militer Kupang pada Rabu sore. Penahanan dilakukan setelah yang bersangkutan sempat menolak dijemput aparat TNI AD di Pelabuhan Tenau Kupang sebelum akhirnya dibawa ke Denpom dan langsung menjalani penahanan.