Polinela Gelar UAS Ganjil 2025/2026, Tekankan Kejujuran dan Disiplin Mahasiswa
PROGRAM Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar kunjungan industri ke PLN Unit Layanan Transmisi Gardu Induk Pagelaran, Pringsewu, Selasa, 6 Januari 2026. Foto Dok--
RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, mulai 5 hingga 19 Januari 2025, dan diikuti seluruh mahasiswa dari delapan jurusan yang ada di lingkungan Polinela.
Pelaksanaan UAS menjadi momen penting untuk mengukur capaian akademik mahasiswa setelah satu semester mengikuti perkuliahan. Ujian ini sekaligus menjadi tolok ukur bagi dosen dan pimpinan Polinela dalam menilai efektivitas proses pembelajaran.
Seluruh rangkaian ujian diselenggarakan secara terjadwal dan tertib, melibatkan unsur pimpinan, dosen pengampu mata kuliah, serta tenaga kependidikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan mutu dan integritas pelaksanaan ujian tetap terjaga.
Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, menekankan bahwa UAS tidak hanya sebagai alat evaluasi akademik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. Menurutnya, ujian merupakan momentum strategis untuk menilai pemahaman, kompetensi, dan kedisiplinan mahasiswa selama mengikuti proses pembelajaran.
“UAS menjadi sarana untuk mengukur capaian pembelajaran sekaligus menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab akademik. Kami berharap mahasiswa dapat mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh dan menjadikan hasilnya sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas diri ke depan,” ujar Dwi Puji.
Ia menambahkan, hasil UAS tidak hanya penting untuk evaluasi akademik, tetapi juga sebagai bahan refleksi mahasiswa untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kesiapan bersaing di dunia kerja.
Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, menyatakan bahwa persiapan UAS dilakukan secara matang oleh seluruh jurusan. Persiapan ini mencakup penyusunan perangkat ujian, penjadwalan, hingga sistem pengawasan yang dilakukan secara terstruktur sesuai standar akademik yang berlaku.
“Kami memastikan pelaksanaan UAS berjalan kondusif, tertib, dan sesuai standar mutu akademik Polinela, sehingga hasil evaluasi benar-benar mencerminkan capaian pembelajaran mahasiswa,” jelas Didik.
Selain itu, Polinela menekankan pentingnya kejujuran dan disiplin selama ujian. Seluruh pengawas dan dosen ditugaskan untuk mengawasi pelaksanaan ujian secara ketat, sehingga setiap mahasiswa dapat mengikuti proses evaluasi dengan adil dan obyektif.
Dengan terlaksananya UAS Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, Polinela berharap evaluasi akademik ini dapat memberikan gambaran objektif terhadap capaian pembelajaran mahasiswa. Hasilnya juga diharapkan menjadi pijakan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan vokasi yang adaptif, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja.
Polinela menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter profesional, integritas tinggi, dan mampu menghadapi tantangan di dunia kerja secara kompetitif. (rlmg/nopri)