Kapal Tanker Minyak Venezuela Sitaan AS Muncul di Dekat Puerto Rico

Dua kapal tanker minyak yang disita Amerika Serikat (AS) di perairan Venezuela--

RADARLAMBARBACAKORAN.CO- Dua kapal tanker minyak yang disita Amerika Serikat (AS) di perairan Venezuela pada awal Januari 2026 terpantau berada di dekat Puerto Rico, Rabu (21/1/2026). Kemunculan ini menjadi penampakan perdana sejak penyitaan dan memunculkan spekulasi mengenai tujuan akhir kapal-kapal tersebut.

 

Kedua kapal yang dimaksud adalah supertanker M Sophia yang disita pada 7 Januari 2026 karena mengangkut minyak asal Venezuela serta kapal tanker berukuran lebih kecil bernama Galileo, yang sebelumnya bernama Veronica. Kapal Galileo diamankan pekan lalu dalam kondisi kosong, meski diketahui sebelumnya pernah membawa minyak Venezuela.

 

M Sophia dan Galileo merupakan bagian dari tujuh kapal tanker yang ditangkap oleh militer serta Penjaga Pantai AS dalam beberapa pekan terakhir, sebagian besar beroperasi di kawasan Laut Karibia. Hingga kini, otoritas AS belum membeberkan rencana maupun lokasi tujuan akhir kapal-kapal sitaan tersebut.

 

Penjaga Pantai AS memilih tidak memberikan keterangan lebih lanjut dan mengarahkan pertanyaan ke Gedung Putih. Posisi kedua kapal baru dapat diketahui setelah adanya konfirmasi dari Tankertrackers.com serta laporan saksi mata, mengingat perangkat geolokasi kapal tidak diaktifkan.

 

Selain berada di sekitar Puerto Rico, kapal-kapal tersebut berpotensi dipindahkan ke pelabuhan AS lainnya. Sementara itu, lima kapal tanker sitaan lainnya terpantau berada di sekitar Pantai Teluk AS, perairan Venezuela, serta dekat Skotlandia berdasarkan data pengiriman.

 

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa intervensi ini dilakukan untuk menghentikan perdagangan narkoba dan menekan pemerintahan Venezuela. Washington juga disebut berniat menghidupkan kembali sektor minyak Venezuela dengan melibatkan perusahaan-perusahaan minyak besar asal AS.

 

Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, AS memberlakukan blokade guna mencegah kapal tanker yang terkena sanksi mengirimkan minyak Venezuela. Meski pengiriman minyak meningkat sepanjang Januari di bawah pengawasan ketat AS, jutaan barel minyak masih tersimpan di darat dan fasilitas penyimpanan terapung.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan