Giliran Randis Camat- Puskesmas Diperiksa
PERIKSA; Sekda Pesbar Tedi Zadmiko kembali periksa Randis tekankan tanggung jawab. Foto Dok --
PESISIR TENGAH – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) kembali melanjutkan penertiban kendaraan dinas melalui apel pemeriksaan hari kedua yang digelar di halaman kompleks perkantoran Pemkab Pesbar, Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam memastikan aset daerah dikelola secara tertib dan bertanggungjawab.
Apel pemeriksaan kendaraan dinas itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko. Pada tahap kedua itu, sasaran pemeriksaan difokuskan pada kendaraan dinas yang digunakan di lingkungan rumah sakit daerah, kantor-kantor kecamatan, serta seluruh Puskesmas yang tersebar di Kabupaten setempat.
Dalam arahannya, Sekda Tedi Zadmiko menegaskan, setiap aparatur yang diberikan fasilitas kendaraan dinas wajib memiliki rasa tanggung jawab penuh terhadap aset negara. Kendaraan dinas, kata dia, bukan sekadar fasilitas kerja, melainkan sarana penting dalam menunjang kelancaran pelayanan publik.
“Kendaraan dinas harus dijaga dan dirawat dengan baik. Mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi fisik, hingga penggunaannya harus sesuai aturan dan peruntukan,” kata dia.
Dijelaskannya, kendaraan dinas yang terawat dan layak pakai akan berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada sektor kesehatan dan pemerintahan wilayah seperti kecamatan dan Puskesmas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Pada pemeriksaan hari kedua ini, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas roda dua dan roda empat. Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan, kondisi mesin dan bodi, hingga kesesuaian penggunaan kendaraan dengan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja,” jelasnya.
Sekda juga mengingatkan agar tidak ada penyalahgunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, kedisiplinan aparatur dalam menjaga aset daerah menjadi tolok ukur integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara.
“Pengelolaan aset daerah yang baik mencerminkan komitmen kita sebagai pelayan masyarakat. Jangan sampai fasilitas negara digunakan di luar kepentingan kedinasan,” ujarnya.
Melalui apel pemeriksaan kendaraan dinas yang dilaksanakan secara bertahap ini, Pemerintah Kabupaten Pesbar berharap dapat menumbuhkan kesadaran seluruh jajaran perangkat daerah, khususnya di sektor kesehatan dan pelayanan wilayah, tentang pentingnya pengelolaan aset daerah secara tertib, transparan, dan akuntabel.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan aset daerah secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang optimal, seluruh kendaraan dinas diharapkan selalu dalam kondisi prima sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pesbar,” pungkasnya. (yogi/*)