Juru Tulis hingga Pemangku Pilih Mengundurkan Diri

Foto Ilustrasi--

LUMBOKSEMINUNG - Pengunduran diri lima perangkat Pekon Heni Arong, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, menjadi perhatian masyarakat setempat lantaran menyangkut sejumlah jabatan strategis dalam struktur pemerintahan pekon. Surat yang ditujukan ke Pemkab Lambar beredar menunjukkan bahwa para aparat tersebut secara resmi mengajukan mundur untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Kelima perangkat pekon yang mengundurkan diri masing-masing menjabat sebagai juru tulis, kaur umum, kaur pemerintahan, kaur perencanaan, serta pemangku. Posisi tersebut selama ini menjadi tulang punggung administrasi dan pelayanan publik di tingkat pekon.

Camat Lumbok Seminung, Ruspel Gultom S.H M.M, membenarkan adanya pengunduran diri serentak tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah para aparat bukan dipicu persoalan internal pemerintahan pekon, melainkan murni atas kehendak pribadi.

“Tidak ada masalah di dalam. Mereka menyampaikan langsung ke kami ingin fokus mengelola usaha masing-masing,” ujar Ruspel saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Ruspel mengakui kekosongan jabatan ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama mengingat peran penting perangkat pekon dalam melayani kebutuhan administrasi masyarakat, mulai dari surat-menyurat hingga perencanaan pembangunan pekon.

Pihak kecamatan pun telah meminta Pemerintah Pekon Heni Arong segera melakukan langkah penggantian agar roda pemerintahan tetap berjalan normal. Menurutnya, pelayanan publik tidak boleh terganggu hanya karena perubahan struktur aparatur.

“Kami sudah arahkan agar segera dicari pengganti sesuai mekanisme yang berlaku. Pelayanan masyarakat harus tetap optimal,” tegasnya.

Ruspel menambahkan, pengunduran diri aparat merupakan hak pribadi yang dilindungi aturan selama dilakukan secara prosedural. Pemerintah kecamatan, kata dia, hanya memastikan transisi berjalan tertib serta tidak berdampak pada stabilitas pemerintahan pekon.

Dengan proses pengisian jabatan yang segera dilakukan, pemerintah kecamatan berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pekon tetap terjaga, sekaligus memastikan agenda pembangunan pekon tidak terhambat meski terjadi perubahan personel aparatur.(edi/lusiana)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan