Balikbukit Suarakan Kebutuhan Infrastruktur-Ekonomi Rakyat
Pemerintah Kecamatan Balikbukit, menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan dalam Musrenbang tingkat kecamatan di aula kantor kecamatan setempat--
BALIKBUKIT - Pemerintah Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat, menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran 2027.
Usulan yang mengemuka mencakup pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga di wilayah Balikbukit.
Musrenbang tersebut diikuti secara virtual oleh Camat Balikbukit Juremiyudi bersama jajaran unsur pimpinan kecamatan (Uspika) dari Aula Kantor Kecamatan Balikbukit.
Camat Balikbukit Juremiyudi menyampaikan bahwa infrastruktur dasar, khususnya jalan lingkungan dan akses penghubung antarpekon, masih menjadi persoalan utama yang berdampak langsung pada mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian.
“Infrastruktur yang layak menjadi kunci pergerakan ekonomi masyarakat. Jalan yang rusak tidak hanya menghambat aktivitas harian, tapi juga menekan nilai jual hasil bumi warga,” ujarnya.
Selain infrastruktur, pihak kecamatan juga mendorong peningkatan pelayanan publik agar lebih mudah diakses masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan hingga layanan sosial dasar di tingkat pekon.
Tak kalah penting, penguatan ekonomi masyarakat turut menjadi fokus utama, melalui dukungan program pemberdayaan, pengembangan usaha kecil, serta optimalisasi potensi lokal yang dimiliki setiap pekon.
Juremiyudi berharap usulan yang disampaikan melalui Musrenbang ini dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan masuk dalam skala prioritas pembangunan tahun mendatang.
“Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan riil masyarakat Balikbukit dapat direalisasikan secara bertahap, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” katanya.
Musrenbang kecamatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah setempat untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat perencanaan yang berbasis kebutuhan lapangan.(edi/lusiana)