Banyak Pengendara Abaikan Helm- Sabuk Pengaman

Memasuki hari ketiga pelaksanaan Ops Keselamatan Krakatau 2026, Satlantas Polres Lambar melakukan sosialisasi dan imbauan tertib berlalu lintas--

BALIKBUKIT - Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Barat kembali turun langsung ke jalan melakukan sosialisasi dan imbauan tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

Kegiatan yang dipusatkan di sejumlah titik keramaian itu dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu Deni Saputra, S.H., M.H, mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Syamsu Wirman, S.H., S.Ik., M.H, didampingi KBO Satlantas, para Kanit, serta personel lalu lintas.

Sejak pagi, petugas terlihat aktif menyapa pengendara, membagikan brosur keselamatan, sekaligus menempelkan stiker berisi pesan-pesan tertib berlalu lintas. Materi yang dibagikan memuat pelanggaran prioritas yang kerap menjadi penyebab kecelakaan di wilayah Lampung Barat.

Suasana edukasi berlangsung humanis. Namun di lapangan, petugas masih mendapati sejumlah pengendara yang tidak menggunakan helm dengan benar.

Menanggapi hal tersebut, Iptu Deni Saputra langsung memberikan teguran persuasif sebagai bentuk pembinaan.

“Kami tidak sekadar menegur, tapi mengingatkan bahwa keselamatan itu dimulai dari hal sederhana, seperti mengunci helm dengan benar,” ujar Deni di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, stiker dan brosur yang dibagikan bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk terus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada di jalan raya.

“Isinya pesan-pesan keselamatan. Harapannya, setiap pengendara yang membaca akan sadar bahwa satu kelalaian kecil bisa berakibat besar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Deni menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 bertujuan menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, menurunkan pelanggaran, dan meminimalisir korban kecelakaan di jalan,” katanya.

Tak hanya pengendara roda dua, petugas juga menyasar pengguna mobil dengan mengingatkan pentingnya penggunaan sabuk pengaman.

“Kami juga mengedukasi pengemudi roda empat agar selalu memakai safety belt. Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga penumpang,” sambung Deni.

Ia berharap, melalui pendekatan langsung dan humanis ini, masyarakat semakin memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar mematuhi aturan, melainkan upaya menjaga nyawa.“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kalau semua patuh, risiko kecelakaan bisa ditekan,” tutupnya.(edi/lusiana)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan