Lambar Gelar Musrenbang Hybrid Perdana

BUPATI Parosil Mabsus dan Muspida Lambar stay di Pekon Karangagung Kecamtan waytenong agenda Musrenbang timgkat kecamatan pola zoom meeting. Foto Rinto --

“Usulan yang muncul dari pekon sampai kecamatan itulah yang menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah. Inilah tujuan dan hakikat Musrenbang,” lanjutnya.

Lebih jauh, Parosil meminta seluruh pemangku kepentingan untuk lebih peka dan cerdas membaca kondisi kekinian. Menurutnya, program pembangunan yang dirumuskan ke depan harus bersifat inovatif, produktif, dan mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat.

“Lampung Barat hari ini dikenal dengan kopi dan sayur-mayur. Maka ke depan, kita harus mulai serius berbicara soal hilirisasi produk pertanian agar hasilnya tidak hanya dijual mentah, tapi memberi nilai tambah bagi petani,” ujar Parosil.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pekon, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat, agar setiap program yang direncanakan berjalan searah dan saling menguatkan.

“Kita harus memadukan kesepakatan dan kesepahaman semua pihak, sehingga apa yang kita lakukan memiliki keselarasan, keseimbangan, dan kemanfaatan nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, Parosil mengakui bahwa sektor infrastruktur, khususnya perbaikan jalan, masih menjadi usulan paling dominan di hampir seluruh kecamatan.

“Kita pahami dan rasakan bersama, masih banyak ruas jalan yang kondisinya memprihatinkan. Tapi kita juga harus bersyukur, karena jalan-jalan itu pernah dibangun sebagai bagian dari proses pembangunan daerah,” ungkapnya.

Namun demikian, Parosil mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran membuat tidak semua usulan pembangunan dapat direalisasikan dalam satu tahun anggaran.

“Tidak mungkin semua ruas jalan bisa kita bangun sekaligus. Karena itu, perlu kesepakatan bersama dan penentuan skala prioritas agar pembangunan benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan Musrenbang hybrid ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap proses perencanaan pembangunan ke depan semakin terintegrasi, efektif, serta responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat di seluruh wilayah. (rinto/nopri)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan