Gorong-gorong Ambles di Jalinbar, Polisi Pasang Water Barrier dan Imbau Pengendara Waspada
Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Polres Pringsewu memasang pembatas jalan (water barrier) di sekitar titik amblesnya gorong-gorong saluran air di Jalan Lintas Barat Sumatera --
RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO - Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Polres Pringsewu memasang pembatas jalan (water barrier) di sekitar titik amblesnya gorong-gorong saluran air di Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbar), tepatnya di Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Selain itu, petugas juga memasang banner peringatan guna mengingatkan pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintas di lokasi tersebut.
Langkah pengamanan dilakukan menyusul kondisi badan jalan yang mengalami penurunan akibat amblesnya gorong-gorong. Sementara itu, Dinas Bina Marga telah melakukan penanganan darurat dengan memasang plat baja untuk menutup bagian jalan yang rusak sambil menunggu proses perbaikan permanen. Rambu dan pembatas dipasang mencolok agar mudah terlihat pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan, mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami melakukan rekayasa lalu lintas dengan pemasangan water barrier dan banner peringatan agar pengendara lebih waspada. Pengguna jalan kami imbau mengurangi kecepatan saat melintas di lokasi ini,” jelas Iptu Kadek.
Ia juga mengingatkan pengemudi kendaraan berat agar memperhatikan muatan dan tidak melintas dengan kecepatan tinggi. Beban berlebih, menurutnya, dapat memperparah kerusakan jalan yang saat ini masih dalam tahap penanganan sementara.
Sebelumnya, arus lalu lintas di jalur nasional Jalinbar di Pekon Tambahrejo sempat tersendat, Senin (9/2). Amblesnya gorong-gorong terjadi saat sebuah truk fuso bermuatan pasir melintas. Kendaraan tersebut terperosok hingga menyebabkan arus lalu lintas dari dua arah harus diberlakukan sistem buka-tutup satu jalur.
Lubang besar di badan jalan terlihat menganga di titik kejadian. Petugas Satlantas Polres Pringsewu yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan mengevakuasi truk.
“Truk fuso terperosok akibat gorong-gorong di bawah badan jalan amblas. Kendaraan tidak bisa keluar dari lubang dan sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat kurang lebih 30 menit,” terang Iptu I Kadek Gunawan mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
Hingga kini, pengamanan di lokasi terus dilakukan. Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati mengingat sejumlah titik di Jalinbar Pringsewu juga dilaporkan mengalami kerusakan dan berlubang. (rlmg/nopri)