LAYANI 2.036 SISWA, Dapur SPPG Rawas Resmi Beroperasi
SPPG Rawas mulai beroperasi layani ribuan siswa. Foto Dok --
PESISIR TENGAH – Jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) kembali bertambah. Kali ini, Dapur SPPG Rawas di Kecamatan Pesisir Tengah resmi beroperasi dan mulai memberikan pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah di wilayah itu.
Hadir dalam peresmian itu Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Eksir Abadi, S.H., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Armand Achyuni, Kapolres Pesbar AKBP Bestiana, S.Ik., M.M., Satgas MBG Pesbar, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Eksir Abadi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program MBG di Dapur SPPG Rawas. Ia menyebut, hingga kini di Kabupaten Pesbar telah beroperasi sebelas dapur SPPG mitra, sementara dua dapur lainnya masih dalam tahap persiapan, termasuk yang diresmikan itu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, kami menyampaikan terima kasih atas terlaksananya program makan bergizi gratis ini. Ini merupakan bukti keseriusan dan komitmen kita dalam mengimplementasikan program nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional,” ungkapnya.
Menurutnya, program MBG bukan sekadar kebijakan, melainkan ikhtiar besar dalam memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat. Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi besar menuju Generasi Emas 2045 sekaligus langkah konkret percepatan penurunan angka stunting.
“Investasi terbaik suatu daerah tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Anak-anak yang memperoleh asupan gizi baik sejak dini diyakini akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” jelasnya.
Dipaparkannya, dapur SPPG Rawas melayani tujuh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah, dengan total 2.036 siswa yang tersebar di Kelurahan Pasar Krui dan Pekon Rawas. Selain itu, terdapat 98 penerima manfaat kategori B3 di Pekon Pahmungan.
“Angka-angka ini bukan sekadar data statistik. Di balik setiap angka ada harapan orang tua, ada cita-cita anak-anak, dan ada masa depan Pesisir Barat yang sedang kita jaga bersama,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pesbar, lanjutnya, berkomitmen penuh untuk terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat manfaat. Ia juga menekankan kepada seluruh pengelola SPPG Rawas agar senantiasa menjaga standar kualitas, kebersihan, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelayanan.
“Pastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan, diolah secara higienis, serta memiliki kandungan gizi sesuai ketentuan. Karena yang kita layani bukan sekadar penerima manfaat, melainkan generasi penerus daerah ini,” tegasnya.
Dengan beroperasinya Dapur SPPG Rawas, diharapkan program MBG di Pesbar semakin optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak di daerah tersebut. “Pemerintah pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen dan tanggung jawab bersama demi masa depan Pesisir Barat yang lebih baik,” pungkasnya. (yogi/*)