Bapenda Pesbar Optimalkan Penerimaan Pajak Hotel-Restoran
Kabid Pajak Daerah Lainnya Skorphie Heroza Dharma Putra--
PESISIR TENGAH – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), terus berupaya memaksimalkan penerimaan pajak daerah sebagai salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Optimalisasi itu difokuskan pada sejumlah sektor potensial, di antaranya pajak hotel dan pajak restoran.
Kabid Pajak Daerah Lainnya Bapenda Pesbar, Skorphie Heroza Dharma Putra, mengatakan, pada tahun ini pihaknya menargetkan penerimaan pajak hotel sebesar Rp3.708.800.000 dan pajak restoran sebesar Rp3.848.717.784.
“Target itu telah ditetapkan dan menjadi tanggung jawab kami untuk mengupayakan agar bisa tercapai secara maksimal hingga akhir tahun anggaran,” kata dia.
Dijelaskannya, pajak hotel dan restoran merupakan dua sektor yang cukup potensial di Pesbar, mengingat daerah ini memiliki destinasi wisata unggulan yang terus berkembang dan menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
“Namun demikian, berdasarkan data realisasi hingga awal tahun ini, capaian penerimaan dari kedua sektor tersebut masih jauh dari target yang telah ditetapkan. Untuk pajak hotel, realisasi sementara baru mencapai Rp139.189.444. Sementara itu, pajak restoran baru terealisasi sebesar Rp106.732.558,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi itu menjadi perhatian serius Bapenda. Pihaknya akan terus melakukan berbagai langkah strategis, termasuk peningkatan koordinasi dan komunikasi dengan para pemilik hotel dan restoran yang beroperasi di wilayah Pesbar.
“Kami berharap seluruh pemilik hotel dan restoran dapat memaksimalkan kewajiban pembayaran pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pajak yang dibayarkan itu pada dasarnya berasal dari konsumen atau pelanggan, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menyetorkannya ke kas daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, kesadaran dan kepatuhan wajib pajak sangat berperan dalam mendukung pembangunan daerah. Penerimaan pajak yang optimal akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pesbar.
“Ke depan, Bapenda akan terus melakukan sosialisasi, monitoring, serta evaluasi berkala guna memastikan potensi pajak hotel dan restoran dapat tergali secara maksimal. Pemerintah daerah juga berharap adanya sinergi yang baik antara pelaku usaha dan pemerintah dalam mendukung peningkatan PAD demi kemajuan Pesisir Barat,” pungkasnya. (yogi/*)