Tim Jitupasna Data Rumah Terdampak Pohon Tumbang
BANTU; Tim Jitupasna Salurkan Bantuan ke Korbanterdampak pohon tumbang. Foto Dok--
WAY KRUI – Tim Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), bergerak cepat melakukan pendataan dan penilaian terhadap dua unit rumah warga yang terdampak peristiwa pohon tumbang di Jalan Liwa-Krui, Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui.
Peristiwa pohon tumbang yang terjadi akibat angin kencang itu mengakibatkan kerusakan pada bagian bangunan rumah warga yang berada di ruas Jalan Nasional tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Pesbar Robi Arfan, mengatakan, Tim Jitupasna telah turun ke lokasi guna memastikan tingkat kerusakan serta menghitung kebutuhan bantuan yang diperlukan korban.
“Tim Jitupasna yang terdiri dari unsur BPBD Pesbar, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP), Dinas Sosial, serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) melakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh. Pendataan dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan pada masing-masing rumah, baik kerusakan ringan, sedang, maupun berat,” kata dia.
Dijelaskannya, hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan besaran bantuan yang akan diberikan kepada masing-masing korban. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kehadiran Pemkab ke masyarakat yang membutuhkan.
“Pendataan telah dilakukan. Selanjutnya tim akan menggelar rapat terlebih dahulu untuk membahas dan menetapkan besaran bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami warga,” jelasnya.
Ia menegaskan, proses verifikasi dan penetapan bantuan harus dilakukan secara cermat agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya dalam situasi cuaca ekstrem yang masih berlangsung di wilayah Pesbar,” ujarnya.
Selain melakukan pendataan, Tim Jitupasna juga langsung menyalurkan bantuan darurat kepada para korban. BPBD Pesbar menyiapkan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok sementara, sedangkan Dinas Sosial menyalurkan bantuan buffer stock sebagai bentuk dukungan logistik tanggap darurat.
“Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban warga sembari menunggu proses penetapan bantuan lanjutan dari pemerintah daerah. Petugas memastikan kondisi korban dalam keadaan selamat, meski mengalami kerugian material akibat kejadian itu,” pungkasnya. (yogi/*)