Patroli Selama Ramadan Difokuskan Malam Hari
Kasatpol PP dan Damkar Pesbar Cahyadi Muis. Foto Dok.--
PESISIR TENGAH - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mengintensifkan kegiatan patroli rutin selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan fokus pelaksanaan pada malam hari. Langkah itu dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan suasana Ramadan tetap berlangsung kondusif di seluruh wilayah.
Kepala Sat Pol PP dan Damkar Pesbar, Cahyadi Muis, S.IP., mengatakan bahwa pelaksanaan patroli itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Nomor 300.1.1/126/IV.05/2026 tentang imbauan dalam menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dalam edaran itu, seluruh perangkat daerah diminta aktif menjaga ketenteraman dan ketertiban umum selama bulan Ramadan hingga Idul fitri.
“Patroli kami laksanakan secara rutin setiap malam selama Ramadan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat,” kata Cahyadi Muis, Selasa, 3 Maret 2026.
Dijelaskannya, kegiatan patroli difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti tempat hiburan malam, kawasan pantai, serta jalur dua bandara. Lokasi-lokasi tersebut menjadi perhatian khusus karena berpotensi menimbulkan aktivitas negatif yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.
“Patroli difokuskan pada tempat hiburan malam, kawasan pantai, serta jalur dua bandara yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas dan aktivitas negatif,” jelasnya.
Menurutnya, patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum. Dengan kehadiran petugas di lapangan secara rutin, diharapkan potensi pelanggaran dapat ditekan sejak dini. Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui pemberian imbauan secara persuasif kepada masyarakat. Hal itu dilakukan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan kesan represif.
“Petugas memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum serta mematuhi norma dan aturan yang berlaku,” katanya.
Selain menyasar masyarakat umum, petugas juga memberikan perhatian kepada para pelaku usaha, khususnya pengelola tempat hiburan malam. Mereka diingatkan untuk tetap menjalankan operasional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, terutama selama bulan Ramadan.
“Petugas juga mengingatkan para pengelola tempat hiburan malam agar tetap mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan norma selama Ramadan,” jelasnya.
Dikatakannya, keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing agar tetap aman dan tertib.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah. Ini adalah tanggung jawab bersama demi kenyamanan kita semua dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Sat Pol PP dan Damkar Pesbar juga terus menjalin koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pelaksanaan patroli berjalan optimal. Sinergi lintas sektor dinilai penting dalam mengantisipasi dan menangani potensi gangguan ketertiban secara cepat dan tepat. Ia memastikan, kegiatan patroli akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat selama Ramadan.
“Patroli ini akan terus kami lakukan hingga menjelang Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan,” tandasnya. (yayan/*)