DKPP Usulkan Benih Padi untuk 5.841 Hektar Sawah
Ilustrasi Sawah--
PESISIR TENGAH – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kabupaten Pesisir Barat (Pebsar), terus mengupayakan bantuan benih padi bagi kelompok tani di wilayah setempat guna mendukung peningkatan produksi pada musim tanam gadu mendatang.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Pesbar, Muchtar Husin, S.P., mengatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan benih padi kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari strategi penguatan sektor pertanian daerah.
“Usulan bantuan benih padi telah kami sampaikan ke pemerintah pusat, saat ini tinggal menunggu realisasi dari usulan bantuan itu,” kata dia
Dijelaskannya, pada tahun ini DKPP mengusulkan bantuan benih untuk areal persawahan seluas 5.841 hektar yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pesbar. Usulan itu disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan serta luas baku sawah yang aktif digarap petani.
“Dalam rangka mendukung proses tanam pada musim gadu mendatang, kami sudah mengajukan bantuan benih padi ke pemerintah pusat. Total luasan yang kami usulkan mencapai 5.841 hektar,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan benih padi itu merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan benih unggul dan berkualitas bagi petani. Ketersediaan benih yang baik dinilai sangat berpengaruh terhadap produktivitas tanaman serta hasil panen yang akan diperoleh petani.
“Selain itu, penggunaan benih bersertifikat juga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit, sekaligus menyesuaikan dengan kondisi agroklimat di wilayah Pesisir Barat,” terangnya.
Muchtar menambahkan, hingga kini pihaknya masih menunggu realisasi dari pengajuan bantuan itu. DKPP berharap usulan yang telah disampaikan dapat segera disetujui sehingga distribusi benih dapat dilakukan sebelum musim tanam gadu dimulai.
“Kami berharap bantuan ini bisa segera terealisasi agar petani dapat mempersiapkan proses tanam dengan baik. Dengan dukungan benih yang berkualitas, diharapkan produksi padi pada musim gadu mendatang bisa optimal,” pungkasnya. (yogi/*)