Stok Blangko KTP-el Pesbar Menipis, Warga Diminta Segera Urus Identitas
Disdukcapil Pesisir Barat mencatat persediaan blangko KTP-el hingga kini kian menipis sehingga diharapkan agar masyarakat segera mengurus KTP-el ke MPP Disdukcapil setempat. foto dok--
PESISIR TENGAH - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mencatat ketersediaan blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di daerah setempat kian menipis. Per tanggal 2 Maret 2026, jumlah stok blangko yang tersedia hanya tersisa 1.972 keping. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mengimbau masyarakat agar segera melakukan perekaman maupun pencetakan KTP-el sebagai salah satu dokumen kependudukan yang sangat penting.
Sekretaris Disdukcapil Pesbar, Indoyo, S.E., mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdukcapil Pesbar, Murliana, S.Sos., M.Sc., menjelaskan bahwa keterbatasan stok blangko KTP-el itu merupakan kondisi yang harus segera diantisipasi bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Pasalnya, KTP-el memiliki peran krusial dalam berbagai keperluan administrasi, mulai dari pengurusan layanan publik hingga akses terhadap program pemerintah.
“Per tanggal 2 Maret 2026, stok blangko KTP-el di Kabupaten Pesisir Barat tersisa 1.972 keping. Jumlah ini tentu harus menjadi perhatian bersama, sehingga kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki KTP-el agar segera melakukan pengurusan,” kata Indoyo saat dikonfirmasi, Selasa, 3 Maret 2026.
Dijelaskannya, KTP-el bukan hanya sekadar identitas diri, melainkan juga menjadi syarat utama dalam berbagai layanan administratif, seperti perbankan, kesehatan, pendidikan, hingga pemilu. Karena itu, masyarakat diminta tidak menunda-nunda proses perekaman maupun pencetakan KTP-el, terlebih di tengah keterbatasan stok blangko yang ada saat ini. Disdukcapil Pesbar juga terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat guna mengajukan penambahan blangko dalam waktu dekat.
“Kami akan terus mengajukan permohonan penambahan blangko KTP-el ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat terealisasi, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.
Masih kata dia, pihaknya juga mengingatkan bahwa keterbatasan blangko dapat berdampak pada antrean pelayanan apabila tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, masyarakat yang telah melakukan perekaman data diharapkan segera mencetak KTP-el selama stok masih tersedia, guna menghindari penundaan yang lebih lama. Karena itu pihaknya juga berharap masyarakat bisa datang langsung untuk mengurus KTP-el di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang telah disediakan.
“Kami sudah lama membuka pelayanan di Mal Pelayanan Publik. Silakan masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengurus KTP-el. Kami ingatkan kembalii masyarakat segera mengurus KTP-el sebelum stok yang tersedia semakin menipis,” pungkasnya. (yayan/*)