Persis Solo Gagal Menang, 3 Fakta Menarik Kekalahan di Super League

Persis Solo Gagal Menang, 3 Fakta Menarik Kekalahan di Super League--

RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO – Persis Solo gagal meraih poin saat bertandang ke Bhayangkara FC dalam laga pekan keempat Super League. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat (29/8) di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Bhayangkara FC. Ilija Spasojevic membuka keunggulan di menit ke-24, sementara Fareed Sadat menambah gol di menit ke-53 yang memastikan kemenangan perdana Bhayangkara FC.

 

Pemain bertahan Persis Solo, Xandro Schenk, mengakui penampilan buruk timnya yang menjadi penyebab kekalahan. Dia menyatakan, "Kami tidak tampil baik, tidak punya banyak kesempatan, dan penampilan tidak bagus." Hal ini menunjukkan bahwa evaluasi dan perbaikan menjadi langkah utama Persis untuk bangkit pada pertandingan mendatang.

 

Namun, kegagalan Persis dalam meraih poin tersebut mencatatkan sejumlah fakta unik yang layak untuk diperhatikan. Berikut adalah tiga fakta menarik yang terjadi di balik kekalahan Persis Solo.

 

1. Althaf Indie Jadi Pilihan Utama Peter de Roo

 

Untuk pertama kalinya, pelatih Peter de Roo memilih Althaf Indie sebagai pemain utama dalam laga melawan Bhayangkara FC. Sebelumnya, Althaf selalu tampil sebagai pemain pengganti di dua pertandingan sebelumnya melawan PSBS Biak dan Persija Jakarta. Hal ini menandakan perubahan strategi yang menarik dari de Roo, meskipun kualitas Althaf Indie telah terbukti sejak musim lalu.

 

2. Gervane Kastaneer Belum Cetak Gol

 

Penyerang anyar Persis Solo, Gervane Kastaneer, masih kesulitan mencetak gol. Dalam tiga pertandingan yang telah dimainkan, Kastaneer belum berhasil menjebol gawang lawan. Terakhir kali dia mencetak gol pada Januari lalu saat menghadapi Arema FC. Masalah penyelesaian akhir belum bisa diatasi oleh pemain asal Belanda tersebut.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan