20 Lansia Diwisuda dari Program Sekolah Lansia

20 Lansia di Padang Raya Diwisuda dari Program Sekolah Lansia. Foto Dok --

KRUI SELATAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melangsungkan prosesi wisuda program Sekolah Lansia bagi 20 peserta lanjut usia (lansia) yang di pusatkan di Balai Pekon Padang Raya Kecamatan Krui Selatan, Senin, 8 Desember 2025.

Hadir dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Sri Agustini, S.K.M., M.Kes., Plt. Kepala DP3AKB Pesbar Irhamudin, S.K.M., M.M., Ketua TP-PKK Pesbar Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Camat Krui Selatan Akhmad Firsada Indah, S.Sos., M.M., para kader pendamping, serta keluarga para wisudawan.

Dalam sambutan Bupati Pesbar, Dedi Irawan yang dibacakan Staf Ahli Bupati, Sri Agustini, menyampaikan apresiasi atas semangat peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran di Sekolah Lansia Pekon Padang Raya. Bupati menegaskan bahwa keberhasilan para wisudawan menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam menunjukkan bahwa usia bukanlah batas untuk terus belajar dan berkarya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesbar, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Sekolah Lansia yang pada hari ini diwisuda. Kesungguhan bapak dan ibu dalam mengikuti pembelajaran, semangat untuk terus belajar, serta tekad untuk tetap aktif dan bermanfaat di tengah keluarga dan masyarakat adalah teladan bagi kita semua,” kata Sri Agustini saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, program Sekolah Lansia merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga dari aspek mental, sosial, dan spiritual. Melalui program tersebut, lansia didorong untuk tetap produktif dan bahagia dalam menjalani masa tua yang lebih bermakna.

“Program Sekolah Lansia merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun kualitas hidup lanjut usia, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga mental, sosial, dan spiritual. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pesbar ingin memastikan bahwa para lansia dapat hidup lebih mandiri, produktif, dan bahagia,” jelasnya.

Dikatakannya, bahwa Pemkab juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pendamping dan kader yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program tidak akan terwujud tanpa kolaborasi banyak pihak, termasuk dukungan masyarakat dan organisasi lokal yang ikut mendorong penguatan peran lansia dalam kehidupan sosial.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada para pendamping, kader, dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dedikasi dalam penyelenggaraan program Sekolah Lansia ini. Tanpa kerja sama seluruh elemen masyarakat, kegiatan yang mulia ini tentu tidak dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Masih kata dia, Pemkab Pesbar juga berkomitmen untuk terus mengembangkan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga serta perlindungan kelompok rentan, terutama kelompok lanjut usia. Ia menyebut bahwa pembangunan manusia tidak hanya berfokus kepada generasi muda sebagai penerus bangsa, melainkan juga harus memperhatikan hak dan kualitas hidup para orang tua yang selama ini telah berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.

“Pemkab Pesbar berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program yang meningkatkan kesejahteraan keluarga serta kualitas hidup kelompok rentan, termasuk para lansia,” pungkasnya. (yayan/*) 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan