Objek Wisata Danau Ranau Diserbu Ribuan Pengunjung
RAMAI PENGUNJUNG; Kunjungan wisata ke pantai Danau Ranau di Kecamatan Lumbokseminungmengalami peningkatan signifikan selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, salah satunya di Pasar Tematik.--
LUMBOKSEMINUNG– Kunjungan wisata ke pantai Danau Ranau di Kecamatan Lumbokseminung, Kabupaten Lampung Barat, mengalami peningkatan signifikan selama libur Natal dan Tahun Baru. Sejak 26 Desember 2025, ribuan wisatawan mulai memadati kawasan wisata tersebut hingga Kamis 1 Januari 2026, dengan dominasi wisata keluarga.
Lonjakan pengunjung terlihat di sejumlah titik favorit, terutama objek wisata baru Pasar Tematik Jelajah Danau Ranau. Selain itu, kawasan bibir pantai Danau Ranau di Pekon Lumbok, Keagungan, Sukabanjar hingga Pekon Tawan juga dipadati wisatawan yang datang bersama keluarga untuk menikmati panorama dan suasana liburan.
Camat Lumbokseminung, Ruspel Gultom, membenarkan adanya peningkatan kunjungan wisata selama libur akhir tahun. Ia menyebut tren kunjungan diperkirakan masih akan terus meningkat hingga puncak libur pada Minggu (4/1/2026).
Sejak awal libur Natal, kawasan Danau Ranau menjadi salah satu destinasi utama pilihan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Pasar Tematik Jelajah Danau Ranau juga menjadi daya tarik baru yang cukup menyedot perhatian pengunjung, karena menyajikan konsep wisata keluarga yang berpadu dengan kuliner dan produk lokal masyarakat.
Namun demikian, Ruspel menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Sejak awal libur, petugas gabungan telah mengimbau dan melarang wisatawan untuk berenang di Danau Ranau.
Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat perairan Danau Ranau dinilai tidak aman. Selain gelombang dan angin, Danau Ranau juga dikenal memiliki arus bawah yang cukup kuat dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung apabila nekat berenang.
“Kami terus mengingatkan wisatawan agar tidak berenang demi keselamatan bersama. Cuaca saat ini tidak menentu, ditambah karakter Danau Ranau yang memiliki arus bawah cukup deras, sehingga sangat berisiko,”ujar Ruspel.
Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan wisatawan, pihak kecamatan bersama aparat kepolisian dan instansi terkait juga melakukan pengawasan di sejumlah titik wisata, khususnya di kawasan pantai danau yang ramai dikunjungi.
Di sisi lain, Ruspel berharap meningkatnya kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD) Lampung Barat.
Menurutnya, perputaran ekonomi mulai dirasakan oleh pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang kuliner, pelaku UMKM, hingga pengelola objek wisata di sepanjang kawasan Danau Ranau.
“Kami berharap peningkatan kunjungan ini bisa berkontribusi terhadap PAD serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Tentunya tetap harus dibarengi dengan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan kawasan wisata,”katanya.
Dengan potensi alam yang dimiliki serta hadirnya destinasi baru seperti Pasar Tematik Jelajah Danau Ranau, kawasan Danau Ranau diharapkan terus menjadi unggulan wisata Lampung Barat, tidak hanya saat musim liburan, tetapi juga sepanjang tahun.(edi/nopri)