Bagnaia Ungkap Cara Reset Mental Setelah Gagal Bersinar di MotoGP 2025
Carlo Pernat Sarankan Bagnaia Hijrah ke Yamaha Jika Tergusur dari Ducati--
RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO- Francesco Bagnaia membagikan kisah reflektifnya setelah melewati musim paling berat sepanjang kariernya bersama Ducati Lenovo di MotoGP 2025. Pembalap Italia itu mengungkap bagaimana nasihat Valentino Rossi dan Carlo Casabianca berperan penting dalam membantunya melakukan reset mental.
Pada musim MotoGP 2025, performa Bagnaia menurun drastis hingga hanya mampu finis di posisi kelima klasemen akhir. Kesulitan utama datang dari ketidakcocokan dengan motor Ducati GP25, yang membuatnya gagal tampil kompetitif seperti empat musim sebelumnya saat ia selalu menjadi kandidat juara, termasuk meraih gelar dunia pada 2022 dan 2023.
Situasi tersebut semakin terasa berat karena ia kalah konsisten dibanding Alex Marquez yang masih menggunakan motor Ducati GP24. Sepanjang musim, Bagnaia mengaku tidak pernah merasa benar-benar nyaman dan kesulitan mengeluarkan kemampuan maksimalnya di lintasan.
Masa liburan menjadi titik balik bagi Bagnaia untuk menenangkan diri. Ia mencoba melepaskan tekanan berlebih dan lebih fokus pada kebahagiaan pribadi, sebuah pendekatan yang selama ini sering diabaikannya. Dalam proses tersebut, ia menjadikan Valentino Rossi dan Carlo Casabianca sebagai panutan utama.
Dari kedua sosok tersebut, Bagnaia belajar pentingnya menikmati setiap momen balapan dan tidak terlalu keras pada diri sendiri. Ia menyadari pernah merasa frustrasi bahkan ketika meraih podium ketiga, sesuatu yang kini ia anggap sebagai kesalahan cara pandang.
Menurutnya, ketika seorang pembalap tidak lagi menghargai hasil yang diraih, maka arah dan motivasi pun bisa hilang. Ia juga menyinggung soal kritik yang datang sepanjang musim. Bagnaia menilai tidak semua kritik perlu ditanggapi, namun ia tetap terbuka terhadap masukan yang bersifat membangun demi perkembangan kariernya ke depan.(*)