Bacok Istri yang Tengah Hamil Empat Bulan, Pelaku Kabur
SEORANG Suami tega membacok istri yang tengah hamil 4 bulan--
PESISIR TENGAH – Warga Pasar Ulu 1, Kelurahan Pasarkota Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, digegerkan oleh peristiwa kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi pada Selasa malam, 3 Februari 2026. Seorang ibu rumah tangga yang tengah mengandung empat bulan menjadi korban pembacokan oleh suaminya sendiri.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di kediaman korban. Korban yang diketahui bernama Penti Antina (34), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Pasar Ulu 1, Kelurahan Pasar Kota. Akibat kejadian itu, dia mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuh dan harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Lurah Pasar Kota Krui, Rusmin Mawar Tanjung, S.E., membenarkan kejadian itu dan menyatakan bahwa pihak kelurahan telah menerima laporan resmi dari masyarakat terkait insiden kekerasan itu. Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula sekitar pukul 18.45 WIB ketika pelaku, Sobran Yakub (40), warga Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, mendatangi rumah istrinya di Pasar Ulu 1. Pelaku diketahui datang dengan membawa sebilah golok.
"Setibanya di rumah korban sekitar pukul 19.00 WIB, pelaku terlibat cekcok mulut dengan istrinya yang diduga dipicu oleh permasalahan rumah tangga. Pertengkaran itu kemudian berujung pada aksi kekerasan," kata dia
Dijelaskannya, dalam kondisi emosi, pelaku membacok korban menggunakan golok. Korban sempat menangkis serangan itu dengan tangan kiri sehingga menyebabkan ibu jari tangan kiri putus. Pelaku kembali mengayunkan golok dan korban kembali menangkis dengan tangan kanan hingga telapak tangan kanan mengalami luka sobek dan berlumuran darah.
"Tidak berhenti di situ, pelaku kembali menyerang. Korban yang berusaha menghindar dengan memutar badan justru terkena bacokan di bagian punggung kiri, menyebabkan luka sobek yang cukup serius," jelasnya.
Selanjutnya, sekitar pukul 19.22 WIB, warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Krui untuk mendapatkan penanganan medis atas luka bacok yang dideritanya.
Sementara itu, usai melakukan aksi kejinya, pelaku melarikan diri dan hingga kini masih dalam status buron. Aparat kepolisian setempat telah melakukan upaya pencarian dan penyelidikan guna menangkap pelaku. Pihak kelurahan bersama aparat keamanan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui keberadaan pelaku.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Pesbar Iptu. RA Miya Ratih., belum memberikan keterangan, meski telah dihubungi melalui pesan singkat Wahtasapp namun belum memberikan balasan. (yogi/*)