Keluarga Akui Identitas Dua Mayat di Pantai Walur
ilustrasi meninggal dunia.--Foto Dok---
PESISIR TENGAH – Misteri penemuan dua mayat di Pantai Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, akhirnya terungkap. Kedua jenazah itu dipastikan merupakan korban yang hanyut di Sungai Way Halami, Kecamatan Lemong, setelah pihak keluarga mengakui identitas masing-masing korban.
Plt. Kepala BPBD Pesbar, Robi Arfan, S.H., mengatakan dua mayat itu ditemukan pada Minggu, 1 Januari 2026 di kawasan Pantai Walur dengan jarak lokasi penemuan yang tidak berjauhan.
“Dari dua mayat yang ditemukan, satu dalam kondisi tidak utuh, yakni tanpa kepala dan kaki, sementara satu lainnya ditemukan dalam keadaan utuh,” kata dia.
Dijelaskannya, mendapatkan laporan penemuan itu, BPBD Pesisir Barat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan peninjauan serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna penanganan awal dan pengamanan lokasi.
“Sejak awal kami menduga ada keterkaitan dengan korban hanyut di Way Halami. Karena itu kami berkoordinasi dengan Basarnas dan kepolisian untuk memastikan identitas korban,” jelasnya.
BPBD bersama pihak kepolisian kemudian menghubungi peratin dan pihak kecamatan setempat untuk menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga korban. Proses identifikasi pun dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
“Untuk jenazah yang ditemukan dalam kondisi utuh, petugas melakukan pemeriksaan sidik jari serta identifikasi lainnya. Hasilnya, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah itu merupakan Sukirman, salah satu korban hanyut di Sungai Way Halami,” terangnya.
Sementara itu, jenazah yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh juga diyakini oleh pihak keluarga sebagai Arnando, korban hanyut lainnya. Identifikasi dilakukan berdasarkan ciri-ciri fisik yang masih dapat dikenali oleh keluarga.
“Meski telah diakui oleh pihak keluarga, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), pihak kepolisian tetap membawa kedua jenazah itu ke RS Bhayangkara Polda Lampung di Bandar Lampung untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.
Kemudian, setelah proses pemeriksaan selesai, BPBD Pesisir Barat menerima informasi bahwa kedua jenazah telah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan oleh pihak keluarga masing-masing.
“Kedua jenazah saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga, sedangkan untuk hasil autopsi bukan kewenangan kami, dan itu menjadi tugas kepolisian,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pesbar Iptu RA. Miya Ratih, saat di hubungi melalui pesan singkat Whatsapp belum memberika tanggapan terkait hasil autopsi terhadap dua jenazah itu. (yogi/*)