Tiang Listrik Berdiri di Tengah Rumah Warga

TIANG listrik berdiri di dalam rumah warga Pekon Mutar Alam, Way Tenong, dikeluhkan karena dinilai membahayakan keselamatan dan kenyamanan penghuni. Foto Dok--

WAYTENONG – Keberadaan sebuah tiang listrik besi yang berdiri tepat di dalam rumah warga Pekon Mutar Alam, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat, menuai keluhan serius. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan penghuni rumah sekaligus mengganggu kenyamanan tempat tinggal.

Pemilik rumah, Aef Saifudin, mengatakan bahwa tiang listrik tersebut sudah ada sejak lama, bahkan sebelum rumahnya direnovasi. Namun, seiring perubahan tata bangunan dan penyempitan ruang, posisi tiang kini berada persis di ruang tengah rumah.

“Tiang ini berada persis di ruang tengah rumah. Awalnya memang sudah ada sejak lama, tapi setelah rumah direnovasi dan ruang menjadi lebih sempit, keberadaan tiang ini sangat berisiko,” ujar Aef, Kamis (4/2/2026).

Ia mengungkapkan, kekhawatiran utama keluarganya adalah potensi korsleting listrik yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat kondisi cuaca ekstrem. Bahkan, menurutnya, risiko tersebut pernah menimbulkan kejadian yang membahayakan.

“Kami sangat khawatir terjadi korsleting atau bahaya lain, apalagi kalau hujan deras. Bahkan dulu pernah ada seekor monyet yang kesetrum sampai mati di sekitar tiang ini,” ungkapnya.

Aef mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan pemindahan tiang listrik kepada pihak PLN Rayon Liwa. Namun hingga kini, belum ada respons maupun tindak lanjut berupa survei lapangan.

“Kami sudah mengajukan permohonan pemindahan ke pihak PLN, tapi sampai sekarang belum ada respon atau tindakan apa pun,” katanya.

Ia berharap pihak PLN bersama pemerintah setempat segera turun langsung meninjau kondisi tersebut dan mengambil langkah cepat. Menurutnya, keberadaan tiang listrik di dalam rumah jelas tidak sesuai dengan aspek keselamatan.

“Kami sekeluarga berharap pihak berwenang bisa segera melakukan survei dan mengambil langkah cepat agar tiang listrik ini dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan sesuai ketentuan,” tutupnya.

Warga sekitar juga menilai persoalan ini perlu mendapat perhatian serius, mengingat keselamatan jiwa penghuni rumah menjadi taruhan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Rayon Liwa terkait keluhan tersebut. (rinto/nopri)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan