Pantai Benawang Penuh Limbah Kulit Kelapa

KOTOR : Pantai Benawang di Pekon Walur, Kecamatan Pesisir Utara di penuhi sampah limbah kulit kelapa. Foto Dok --

PESISIR UTARA – Masyarakat Pekon Walur, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat mengeluhkan sampah limbah kulita kelapa yang dibuang ke laut dan memenuhi pantai benawang di pekon setempat.

Peratin Walur Novrian Adhiaksa., mengatakan saat ini pantai Benawang di penuhi oleh sampah limbah kulit kelapa yang dibuang begitu saja oleh pemilik usaha kelapa di sekitar pantai tersebut yang berdekatan dengan Pekon padang Rindu.

“ Limbah kulit kelapa yang memenuhi pantai itu bukan dari Pekon Walur, melainkan dari Pekon Padang Rindu, kami sudah beberapa kali menyampaikan peringatan kepada pemerintah pekon dan pemilik usaha kelapa itu, tapi tidak diindahkan,” kata dia.

Dijelaskannya, pihaknya sudah sering melakukan gotong royong membersihkan sampah limbah kulit kelapa itu, karena selalu memenuhi pantai Benawang itu dan mengganggu keindahan pantai.

“ Kejadian itu tidak hanya kali ini saja, tapi sudah sering bahkan peringatan juga sudah sering kita sampaikan ke pemilik usaha kelapa yang sering membuang limbah mereka di pingir pantai itu,” jelasnya.

Menurutnya, sampah limbah kulit kelapa tersebut sangat menganggu keindahan pantai, apalagi pantai tersebut sering di datangi oleh wisatawan mancanegara karena merupakan salah satu tempat bermain surfing.

“ Pantai benawang ini merupakan, salah satu lokasi bermain surfing yang banyak di datangi wisatawan mancanegara, tentu kondisi tersbeut membhuat pengunjung tidak nyaman,” terangnya.

Karena itu, pihaknya berharap agar pemilik usaha kelapa itu bisa memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya tidak membuang sampah limbah kulit kelapa ke pinggir pantai.

“ Kami harap semua pihak bisa bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama kebersihan pantai apalagi pantai Benawang itu merupakan  spot surfing yang ramai di datangi wisatawan mancanegara,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kabid Pengelolaan sampah, limbah dan peningkatan kapasitas lingkungan hidup Ns. Erido Riska, S. Kep, M.M., mendampingi Kadis Lingkungan Hidup pesbar Husni Arifin, S. Ip., mengatakan pemkab Pesbar telah mengimbau kepada seluruh Kepala OPD, Kepala Instansi, Camat, serta pelaku usaha di kabupaten setempat melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat Nomor 600.4.15/0306/IV.10/2024 tanggal 31 Januari 2024 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Lingkungan.

“ Sejak awal tahun lalu kami sudha menyampaikan imbauan kepada sleuruh lapisan masyarakat melalui instansi terkait agar dapat melakukan pengelolaan sampah tanpa mencemari lingkungan,” kata dia.

Menurutnya, dalam sura edaran tersbeut sudah dijelaskan bahwa setiap orang dilarang membuang sampah ke sungai, kali, drainase, dan pantai serta tidak membuang ke tempat yang tidak ditentukan dikarenakan dapat mencemari lingkungan dan ekosistem sekitar.

“ Kami kembali kami mengimbau supaya camat dan peratin dapat meneruskan edaran tersebut kepada masyarakat dan pelaku usaha agar dapat mengelola sampahnya dengan bijak, dan kami juga akan melakukan peninajauan ke lokasi,” ujarnya.*

Tag
Share