Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga
PUTING BELUNG_ Bencana angin puting beliung merusak satu rumah warga di Pemangku Way Kelahok Pekon Keagungan Kecamatan Lumbokseminung--
LUMBOKSEMINUNG — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, Selasa sore (21/10/2025), memicu bencana angin puting beliung yang menerjang kawasan Pekon Keagungan, tepatnya di Pemangku Way Kelahok.
Akibat peristiwa tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan yang cukup parah, sementara dan satu bangunan pondok pesantren mengalami kerusakan usai beberapa bagian atap terbang terbawa angin.
Berdasarkan laporan resmi pemerintah pekon, angin kencang datang bersamaan dengan hujan deras sekitar pukul 14.30 WIB hingga 17.15 Wib. Dalam waktu singkat, pusaran angin memporak-porandakan atap rumah warga dan sejumlah bangunan di sekitar lokasi.
Peratin Keagungan, Ali Rahman, mengatakan bahwa satu rumah warga mengalami kerusakan cukup berat dengan taksiran kerugian sekitar Rp15 juta.
Sementara di area pondok pesantren, atap seng berterbangan dan menimpa jaringan listrik sehingga menyebabkan padamnya aliran listrik di sebagian wilayah pekon.
“Atap pondok pesantren ikut beterbangan. Sebagian sengnya mengenai kabel listrik, sehingga sempat terjadi pemadaman. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” jelas Ali Rahman, Rabu (22/10/2025).
Usai kejadian, warga bersama anggota Linmas dan LHP pekon bergotong royong melakukan penanganan darurat. Mereka menyingkirkan material bangunan yang berserakan dan memperbaiki bagian rumah yang rusak agar tidak membahayakan penghuni.
Camat Lumbok Seminung, Rusfel Gultom, S.H., M.M., membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, selain melakukan penanganan sementara, pihaknya juga telah melaporkan peristiwa ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat untuk tindak lanjut bantuan material.
“Masyarakat sudah melakukan gotong royong, tapi memang masih dibutuhkan bantuan bahan bangunan untuk memperbaiki rumah dan fasilitas yang terdampak,” ujar Rusfel.
Dari hasil pendataan sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi perhatian bagi masyarakat dan pemerintah setempat.
BPBD Lampung Barat juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu kejadian serupa, terutama di daerah dataran tinggi dan lembah yang rawan terpaan angin kencang. (edi/nopri)