Mantap! Realisasi PAD Tahun 2025 Lampaui Target
Ilustrasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)--
BALIKBUKIT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Hingga pertengahan Desember 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat telah melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menjadi indikator positif atas kinerja pemerintah daerah dalam menggali potensi pendapatan secara optimal dan berkelanjutan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Barat, Drs. Daman Nasir, M.P., menyampaikan bahwa realisasi PAD saat ini telah menembus angka lebih dari Rp93 miliar atau setara 102,51 persen dari target awal. Angka tersebut menunjukkan bahwa target PAD tahun anggaran 2025 berhasil dilampaui sebelum tahun anggaran berakhir.
Menurut Daman Nasir, capaian tersebut mencerminkan kerja keras dan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengelola sumber-sumber pendapatan secara maksimal. Ia menilai, tren positif ini juga menandakan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi daerah.
Lanjut dia, jika mengacu pada target PAD tahunan sebesar Rp90 miliar, realisasi yang telah mencapai lebih dari Rp93 miliar menjadi bukti bahwa potensi daerah Lampung Barat masih sangat terbuka untuk terus dikembangkan. Kondisi ini sekaligus memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan dan pelayanan publik.
Secara rinci, sektor pajak daerah menunjukkan kinerja yang sangat baik. Dari target sebesar Rp34 miliar, realisasinya telah mencapai sekitar Rp35 miliar atau setara 102,09 persen. Sementara itu, retribusi daerah juga mencatatkan capaian yang mendekati target, yakni Rp42 miliar dari target Rp43 miliar atau sekitar 96,93 persen.
Untuk sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, realisasi PAD telah mencapai 100 persen. Dari target Rp3,2 miliar, seluruhnya berhasil terealisasi sesuai rencana. Adapun sektor lain-lain PAD yang sah menjadi penyumbang paling menonjol, dengan realisasi mencapai Rp12 miliar dari target Rp9 miliar atau setara 131,22 persen.
Daman Nasir menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Ia menekankan bahwa optimalisasi PAD bukan hanya menjadi tugas Bapenda, melainkan membutuhkan peran aktif dan kolaborasi semua OPD.
Menurutnya, setiap OPD perlu terus berinovasi dan kreatif dalam menggali potensi pendapatan yang sah di unit kerja masing-masing. Pendekatan yang proaktif dan terukur dinilai menjadi kunci dalam menjaga tren positif PAD ke depan.
Selain itu, Daman Nasir juga mengajak masyarakat Lampung Barat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi. Ia meyakini bahwa kontribusi masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah.
Dengan capaian PAD yang melampaui target ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap dapat mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata di masa mendatang. (lusiana)