Libur Nataru, RSUDAM Lampung Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal
Direktur RSUDAM Lampung, dr. Imam Ghozali.--
RADARLAMBARBACAKORAN.CO– Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung memastikan pelayanan kesehatan esensial tetap berjalan selama peringatan Hari Raya Natal 2025 serta masa libur nasional dan cuti bersama Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Manajemen RSUDAM telah menyiapkan pengaturan operasional khusus dengan mengutamakan keselamatan pasien, kesinambungan terapi, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Skema ini diterapkan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan meski berada di tengah periode libur panjang.
Selama libur Natal, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUDAM beroperasi penuh selama 24 jam. Selain itu, layanan Rawat Inap, Kemoterapi, dan Hemodialisa (cuci darah) tetap dibuka sesuai jadwal yang telah ditetapkan, khususnya untuk pasien yang membutuhkan terapi berkelanjutan.
Sebaliknya, pelayanan Rawat Jalan (Poliklinik) dan Radioterapi untuk sementara dihentikan selama masa libur. Untuk layanan bedah, rumah sakit hanya melayani tindakan operasi bersifat emergency, sementara operasi elektif akan kembali dilaksanakan setelah cuti bersama berakhir.
Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung, dr. Imam Ghozali, menyampaikan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) hanya diberlakukan bagi sebagian ASN, khususnya tenaga administrasi dan manajemen struktural. Sementara itu, tenaga fungsional kesehatan tetap menjalankan tugas pelayanan seperti biasa.
Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal, manajemen RSUDAM juga menugaskan pejabat eselon III melakukan pendampingan, pengawasan, dan supervisi terhadap pelaksanaan WFH selama periode Nataru.
RSUDAM menegaskan bahwa pelayanan publik, khususnya layanan kesehatan, tidak boleh terhenti meski di masa libur. Informasi jadwal layanan tetap dapat diakses masyarakat melalui kanal media resmi rumah sakit.
Dalam aspek pengamanan Nataru, RSUDAM tidak menempatkan tenaga kesehatan di pos pengamanan seperti puskesmas. Namun, rumah sakit siap menerima rujukan maupun laporan kejadian darurat. Tim Public Safety Center (PSC) 119 RSUD Abdul Moeloek juga disiagakan 24 jam untuk penanganan dan penjemputan pasien gawat darurat.
Selain itu, standar operasional prosedur (SOP) di IGD telah disiapkan untuk mengantisipasi kejadian luar biasa, termasuk kecelakaan lalu lintas massal atau kondisi darurat lainnya.
Dengan pengaturan tersebut, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Lampung yang tetap hadir memberikan pelayanan kesehatan yang aman, berkelanjutan, dan responsif selama momentum Natal dan Tahun Baru. (rlmg/nopri)