Truk Pengangkut Bantuan Bencana Sumatera dari Lambar Kecelakaan

KECELAKAAN; Pengiriman logistik sembako untuk korban bencana di Sumatera hasil penggalangan internal SDM PKH Lampung Barat yang disalurkan oleh Dinas Sosial mengalami kecelakaan lalulintas kemarin--

BALIKBUKIT — Proses pengiriman bantuan sembako untuk korban bencana banjir di Sumatera yang berasal dari penggalangan internal SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Lampung Barat, yang dikirim dan disalurkan melalui Dinas Sosial sempat mengalami kendala setelah salah satu kendaraan pengangkut logistik mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Bengkulu Utara.

Peristiwa tersebut terjadi di depan Batalion Infanteri TP 847 TNI AD Kuala Lelanggi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, saat kendaraan pengangkut bantuan melintas menuju lokasi tujuan.

Kabid Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat, Ferry Istanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan kecelakaan itu tidak berdampak pada kelanjutan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

”Kendaraan pengangkut bantuan memang sempat terperosok ke bahu jalan, namun tidak mengalami kerusakan. Setelah dievakuasi, mobil bisa kembali melanjutkan perjalanan,” kata Ferry Istanto.

Ferry menegaskan, kondisi logistik bantuan sembako yang diangkut dalam kendaraan tersebut tetap aman dan tidak mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

”Alhamdulillah, logistik bantuan tidak rusak sama sekali. Seluruh bantuan dalam kondisi aman dan distribusi sudah kami lanjutkan kembali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses evakuasi kendaraan berlangsung cepat berkat bantuan dari prajurit TNI yang bertugas di Batalion Infanteri TP 847 TNI AD Kuala Lelanggi.

”Kami sangat terbantu dengan respon cepat dari rekan-rekan TNI. Proses evakuasi berjalan lancar sehingga tidak menghambat pengiriman bantuan,” ucapnya.

Ferry menambahkan, pendistribusian bantuan sembako ke daerah terdampak bencana tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Pihaknya memastikan seluruh proses penyaluran dilakukan dengan memperhatikan keselamatan petugas serta keamanan logistik.

”Keselamatan petugas dan kelancaran distribusi menjadi perhatian utama kami. Bantuan akan tetap kami salurkan sesuai rencana agar segera diterima masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (edi/nopri)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan