PPPK Paruh Waktu Diminta Tunjukkan Kinerja Profesional

Meski berstatus paruh waktu, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pringsewu diminta tetap menunjukkan kinerja optimal dan profesional--

RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO - Meski berstatus paruh waktu, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pringsewu diminta tetap menunjukkan kinerja optimal dan profesional. Status tersebut justru menjadi ruang pembuktian dedikasi dan integritas dalam bekerja.

Penegasan itu disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat penyerahan petikan Surat Keputusan (SK) Bupati Pringsewu kepada 34 PPPK yang diangkat kembali serta 456 PPPK Paruh Waktu. Penyerahan SK tersebut dirangkai dengan Apel Perdana di lapangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jumat (2/1).

Riyanto menegaskan, penerimaan SK bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai aparatur negara. Di era reformasi birokrasi, ASN termasuk PPPK dituntut bekerja profesional, berintegritas, disiplin, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Status paruh waktu bukanlah penghalang untuk berkinerja optimal. Pemerintah daerah menilai ASN berdasarkan kinerja, kedisiplinan, loyalitas, dan tanggung jawab, bukan semata-mata status,” tegas Riyanto.

Ia pun mendorong para PPPK menjadikan amanah tersebut sebagai ajang pembuktian kemampuan bekerja secara profesional, jujur, dan penuh pengabdian kepada masyarakat.

Apel dan penyerahan SK tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.T., serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional, dan pelaksana di lingkungan Pemkab Pringsewu.

Dalam kesempatan itu, Riyanto juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Pringsewu selama ini berjalan dengan baik, meskipun masih dihadapkan pada sejumlah keterbatasan. Namun, kondisi tersebut diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia mencontohkan Program Ngopi Serasi (Ngobrol bareng Bupati Serap Aspirasi) yang telah dilaksanakan sebanyak 14 kali di pekon dan kelurahan. Program tersebut dinilai mampu membuka paradigma berpikir pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Alhamdulillah, Ngopi Serasi semakin membuka wawasan kami sebagai pemimpin. Ke depan, kami berharap lahir ide dan gagasan yang membuat pelayanan publik di Pringsewu semakin baik,” pungkasnya.

Selain menyerahkan petikan SK PPPK, Bupati Pringsewu juga menyerahkan bantuan bibit kepada sejumlah pihak dalam rangka mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.(rlmg/nopri)

 

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan