Taman Kota Hamtebiu, Ikon yang Terbengkalai

DIKELUHKAN; Kondisi Taman Ham Tebiu salah satu ikon wisata Lampung Barat dikeluhan dari pengunjung. Foto Dok --

BALIKBUKIT – Kondisi Taman Ham Tebiu, salah satu ikon wisata Lampung Barat, menuai keluhan dari pengunjung. Sejumlah fasilitas di kawasan wisata yang berada di pusat Kota Liwa itu terlihat mengalami kerusakan dan dinilai kurang mendapat perawatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah fasilitas tidak lagi berfungsi optimal. Air mancur yang selama ini menjadi daya tarik utama tampak mati, sementara pagar pembatas di beberapa titik terlihat patah dan berkarat. Beberapa fasilitas lain juga tampak retak dan usang, menimbulkan kesan kawasan wisata tersebut lama tidak terurus.

Reni Wentri, wisatawan asal Lampung Utara, mengaku kecewa saat berkunjung ke Taman Ham Tebiu bersama keluarganya. Ia menilai kondisi taman saat ini tidak mencerminkan statusnya sebagai ikon wisata Lampung Barat yang kerap diperkenalkan kepada wisatawan dari luar daerah.

Menurutnya, kerusakan fasilitas tersebut bukan hanya mengurangi kenyamanan pengunjung, tetapi juga berdampak pada citra pariwisata daerah. Terlebih, Ham Tebiu berada di pusat kota dan menjadi salah satu destinasi yang paling mudah diakses wisatawan.

Selain soal kenyamanan, Reni juga menyoroti aspek keselamatan pengunjung. Pagar pembatas yang rusak dan bahkan hilang di beberapa titik dinilai berpotensi membahayakan, khususnya bagi anak-anak yang kerap bermain di sekitar embung.

Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak agar Taman Ham Tebiu kembali layak menjadi destinasi wisata keluarga. Perawatan rutin dinilai penting agar kawasan tersebut tidak kehilangan daya tariknya.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pengunjung lain yang menilai minimnya perawatan menciptakan kesan terbengkalai. Rumput liar yang tumbuh di beberapa sudut taman semakin memperkuat anggapan bahwa fasilitas wisata tersebut kurang mendapat perhatian.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan pemeliharaan berkelanjutan terhadap aset wisata. Dengan pengelolaan yang baik, Taman Ham Tebiu diharapkan tetap menjadi kebanggaan Lampung Barat sekaligus mampu menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal. (adi/nopri)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan