Ratusan Armada Siap Layani Pemudik Dari dan Menuju Lampung Barat

Dishub Lampung Barat, mencatat sebanyak 209 armada kendaraan siap beroperasi melayani angkutan mudik lebaran 2024 bagi masyarakat. Foto Dok --

BALIKBUKIT - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Barat, mencatat sebanyak 209 armada kendaraan siap beroperasi melayani angkutan mudik lebaran 2024 bagi masyarakat.

Kepala Dishub Lampung Barat Reza Mahendra melalui Kasie Angkutan Penumpang Wendi Satria mendampingi Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Sukardi, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas beberapa jenis angkutan armada.

"Mulai dari bus antar kota antar provinsi (AKAP), bis angkutan kota dalam provinsi (AKDP) hingga travel, masing-masing memiliki jumlah berbeda, AKAP 25 unit armada, AKDP 40 armada dan travel 144 armada," kata dia, Minggu 31 Maret 2024.

Ratusan armada tersebut, kata Wendi, melayani berbagai tujuan trayek, mulai dari Liwa-Bandar Lampung dan sebaliknya, ataupun dari Liwa-Pulau Jawa ataupun sebaliknya tergantung rute keberangkatan masing-masing armada.

Wendi mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan pihak terkait ada beberapa kebijakan yang akan diterapkan dalam menghadapi musim mudik lebaran, diantaranya tidak melakukan pembatasan pergerakan mobilitas masyarakat.

Kemudian pemberlakuan contraflow dan one way, pembatasan operasional angkutan barang, pelaksanaan posko monitoring angkutan lebaran tahun 2024, pelaksanaan mudik gratis, dan pemasangan rambu lalu lintas yang dilalui pemudik.

Menghadapi arus mudik lebaran, ada beberapa permasalahan yang berpotensi terjadi yakni pasar tumpah dan kendaraan barang menjadi hambatan samping serta menurunkan kapasitas jalan sehingga bisa menyebabkan kemacetan. "Kemudian potensi meningkatnya pengunjung ditempat wisata yang dapat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas, lalu potensi antrian BBM bersubsidi menggunakan barcode (Solar dan pertalite) pada SPBU," imbuhnya.

Kemudian yang paling penting yakni masih perlunya perbaikan terhadap sejumlah titik ruas jalan yang mengalami kerusakan, pihaknya tetap berupaya melakukan antisipasi terhadap hal-hal yang dapat menghambat arus lalulintas tersebut. "Pertama dengan melakukan ramp check kendaraan yang sudah kita lakukan sejak 21-28 Maret lalu, dimana kita menemukan ada sebanyak 10 kendaraan yang dinyatakan tidak laik jalan dan langsung kita beri sanksi," kata dia.

Kemudian mendirikan Lima Poskotis untuk melayani pemudik lebaran yang tersebar di lima titik dengan melibatkan puluhan personol gabungan mulai dari TNI Polri, Dishub, Satpol-PP, Dinkes, BPBD, PMI, ORARI dan Pramuka. "Lima titik Poskotis tersebut yakni di Kelurahan Pasar Liwa dengan mengerahkan 25 personil gabungan, Kubu Perahu 23 personil, Sekincau 23 personil, Sumber Jaya 23 personil dan Sukau 22 personil yang standby melayani pemudik," ujarnya.

Ia menambahkan pendirian posko di Kubu Perahu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas di titik longsor yang ada di Ruas Jalan Nasional penghubung Pesisir Barat dan Lampung Barat agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Ia berharap pelaksanaan arus mudik lebaran 2024 bisa berjalan dengan aman dan lancar sehingga para pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat dan bertemu dengan keluarga besar yang sudah menunggu di rumah. *

Tag
Share