Jelang Idul Adha, DKPP Akan Periksa Hewan Kurban

Ilustrasi hewan kurban-pixabay.com@mufidpwt---

PESISIR TENGAH – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah yang akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka hari raya idul adha 1445 Hijriyah.

Kabid Peternakan, Rahmat Nursan, S. Pd., mendampingi Kadis KPP Pesbar Unzir, S.P., mengatakan menjelang hari raya kurban yang akan dilaksanakan pada Juni mendatang, pihaknya akan melakukan pemeriksaan hewan kurban sesuai permintaan dari masyarakat yang akan melaksanakan kurban.

“ Pemeriksaan yang kita lakukan menjelang penyembelihan hewan kurban itu lebih fokus pada kesehtaan hewan dan kondisi fisiknya, hal itu untuk memastikan hewan kurban benar-benar layak dan sehat,” kata dia.

Dijelaskannya, pemeriksaan hewan kurban itu lebih difokuskan di sejumlah kecamatan yang dapat dianjangkau oleh petugas kesehatan hewan, seperti Kecamatan Pesisir Tengah, Kecamatan Krui Selatan, Kecamatan Way Krui dan sejumlah kecamatan lainnya.

“ Pemeriksaan yang kita lakukan menjelang pelaksanaan kurban itu, seperti meliha kondisi kesehatan hewan kurban, memenuhi syarat atau tidak seperti jika ada yang cacat, karena jika cacat tidak bisa dijadikan hewan kurban,” jelasnya.

Sementara itu, pada hari pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, tim kesehatan hewan juga akan berkeliling ke wilayah yang bisa dijangkau untuk memeriksa kondisi bagian dalam hewan kurban.

“ Pada hari pelaksanaan penyemeblihan hewan kurban, kita juga akan melihat langsung organ dalamnya, terutama hati, hal itu untuk mencegah adanya cacing hati yang di konsumsi masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, jika ada cacing hati, maka pihaknya akan merekmendasikan agar bagian yang terkena cacing hati dimusnahkan, seperti di bakar atau dikubur, hal itu agar tidak sampai dibagikan ke masyarakat.

“ Setiap tahun kita juga memastikan hewan kurban yang disembelih bebas dari cacing hati, jika ada cacing hati maka bisa dimusnahkan agar tidak di konsumsi masyarakat penerima daging kurban,” pungkasnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan