Rp2,191 Miliar untuk Penanganan Jaringan Irigasi

BALIKBUKIT - Pemkab Lampung Barat tahun ini akan memgalokasikan anggaran sebesar Rp2.191.524.000 untuk pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi yang luasnya dibawah 1000 hektar.  

“Untuk penanganan jaringan irigasi, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,191 miliar,” tegas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agustanto Basmar, S.P, M.Si, Selasa 14 Mei 2024.

Ia mengatakan, jaringan irigasi yang akan dilakukan penanganan tersebut, seperti pembangunan jaringan irigasi Way Androman di Kecamatan Balikbukit, pembangunan jaringan irigasi Rawa Kalong Kecamatan Suoh, peningkatan jaringan irigasi D.I Way Haru I Kecamatan Bandarnegeri suoh, serta peningkatan jaringan irigasi D.I Way Air Dingin Kecamatan Gedung Surian.

Masih kata dia, rehabilitasi jaringan irigasi D.I Way Purajaya II  Kecamatan Kebun Tebu, rehabilitasi saluran irigasi D.I Way Kali Bening Pekon Tugu Ratu Kecamatan Suoh, rehabilitasi jaringan irigasi Way Padang Tambak Kecamatan Waytenong, rehabilitasi jaringan irigasi Way Campang Kecamatan Way Tenong, dan rehabilitasi jaringan irigasi Way Seburas II  Kecamatan Belalau.   

“Mengingat keterbatasan anggaran, untuk penanganan jaringan irigasi akan dilaksanakan secara bertahap oleh pemerintah daerah. Jadi tahun ini penanganan yang akan dilakukan pemerintah daerah berupa rehabilitasi dan peningkatan serta pembangunan,” ujar dia. 

Ia berharap dengan adanya kegiatan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi tersebut dapat membantu petani untuk mencukupi ketersediaan air dan diharapkan produksi padi di Kabupaten Lampung Barat lebih meningkat lagi. “Untuk teknis pengerjaan fisik nya ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” tutupnya. *

Tag
Share