Meski Kasus Rabies Nihil, DKPP Imbau Warga Waspada

Minggu 26 Oct 2025 - 15:48 WIB
Reporter : Yogi Astrayuda

PESISIR TENGAH – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) memastikan hingga saat ini tidak ditemukan kasus penularan rabies di wilayah kabupaten tersebut.

Meski terdapat sejumlah laporan terkait gigitan dan cakaran dari hewan penular rabies (HPR) terhadap masyarakat, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa hewan-hewan tersebut tidak terinfeksi virus rabies.

Kabid Peternakan, Rahmat Nursan, mendampingi Kadis KPP Pesbar Unzir, S.P., mengatakan, pihaknya secara rutin menerima laporan dari Puskesmas terkait kasus gigitan HPR, seperti anjing, kucing, dan monyet, terhadap warga. Namun setelah dilakukan observasi terhadap hewan-hewan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda rabies.

“Memang ada beberapa kasus gigitan dan cakaran oleh HPR yang menyerang masyarakat, tapi dari hasil observasi dan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas, tidak ditemukan adanya penularan rabies. Hewan-hewan tersebut tidak menunjukkan gejala rabies,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setiap laporan kasus gigitan atau cakaran HPR biasanya bersumber dari fasilitas kesehatan, dalam hal ini Puskesmas. Warga yang menjadi korban gigitan akan langsung mendapatkan penanganan medis, termasuk pemberian vaksin anti rabies (VAR).

“Jika ada laporan dari Puskesmas, tim kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan observasi pada hewan yang melakukan gigitan atau cakaran untuk memastikan apakah mengidap rabies atau tidak,” jelasnya.

Menurutnya, meski hingga kini belum ditemukan kasus positif rabies, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat berinteraksi dengan hewan peliharaan atau hewan liar yang belum divaksinasi.

“Warga harus tetap berhati-hati, terutama jika bermain atau berinteraksi dengan HPR yang belum mendapatkan vaksin rabies. Pencegahan lebih baik daripada penanganan setelah kejadian,” pungkasnya. (yogi/*)

 

Kategori :