Tembus Program Student Mobility, Mahasiswi IIB Darmajaya Siap Studi ke Tiongkok

Shaqira Olivia Aishabel, Mahasiswa IIB Darmajaya siap mengikuti student mobility ke Tiongkok. Foto IIB Darmajaya For Radar Lampung--

RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO- Proses belajar bagi Shaqira Olivia Aishabel tidak berhenti di ruang kelas atau sekadar berkutat pada deretan angka laporan keuangan. Mahasiswi Program Studi Akuntansi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya ini meyakini bahwa pembelajaran sejati lahir dari keberanian menjelajah, memahami perbedaan, serta memaknai pengalaman lintas budaya.

Keyakinan tersebut mengantarkan Shaqira menembus seleksi Program Student Mobility yang membuka peluang mahasiswa IIB Darmajaya menempuh studi selama satu semester di Nantong Vocational University (NTVU), Tiongkok, pada tahun 2026. Langkahnya kian mantap setelah dinyatakan lolos seleksi TOEFL dan kini bersiap menghadapi tahapan berikutnya, yakni seleksi wawancara.

Program Student Mobility dipandang Shaqira bukan sekadar pertukaran mahasiswa, melainkan ruang strategis untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memahami sistem pembelajaran dan budaya internasional. Melalui pengalaman tersebut, ia berharap dapat melihat langsung dinamika pendidikan global yang berbeda dari apa yang ia jumpai selama ini.

Sejak awal perkuliahan, Shaqira dikenal aktif mengasah kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Hal itu dibuktikan dengan prestasinya meraih Juara 2 Debat Minat dan Bakat (Mibat) Darmajaya tahun 2022. Capaian tersebut turut membangun kepercayaan dirinya untuk berkiprah di ruang akademik yang lebih luas.

Pengalaman internasional juga telah lebih dulu dirasakannya melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan global, seperti international student exchange programs dan business forums. Salah satunya adalah kerja sama dengan University of Perpetual Help System DALTA, Filipina, pada tahun 2023. Dari interaksi lintas budaya tersebut, Shaqira memperoleh perspektif baru mengenai dunia akademik dan bisnis internasional.

Di bidang akademik, ketertarikan Shaqira terhadap dunia riset juga cukup menonjol. Ia terlibat dalam penelitian INSEF berjudul The Effect of Compensation Suitability and Internal Control System on Employee Performance with Reinforcement as Moderating Variable. Selain itu, pada tahun 2025, ia juga berkesempatan tampil sebagai pembicara dalam sebuah konferensi.

Bagi Shaqira, seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari proses panjang pembentukan diri. Program Student Mobility ke Tiongkok dipandangnya sebagai langkah lanjutan untuk memperdalam pengetahuan, memperluas jejaring internasional, sekaligus menantang diri keluar dari zona nyaman.

Dengan semangat belajar dan keberanian menembus batas global, Shaqira menjadi representasi mahasiswa IIB Darmajaya yang siap bersaing dan berkontribusi di kancah internasional. (rlmg/nopri)

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan