RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO – Momen penuh haru menyelimuti kegiatan senam bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Jumat (29/8). Tiga aparatur sipil negara (ASN) berpamitan, menandai berakhirnya masa pengabdian mereka sebagai abdi negara per 1 September 2025.
Ketiga ASN tersebut adalah Kepala Dinas Sosial Jaimin, Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah Agustina Handayani serta Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Hotmuda Simarmata. Ketiganya resmi memasuki purna tugas setelah puluhan tahun mengabdi di lingkungan Pemkab Lambar.
Dalam kesempatan tersebut, Jaimin mewakili kedua rekannya menyampaikan ucapan pamit dan rasa terima kasih atas kebersamaan serta kerja sama selama bertugas. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat terdapat kata atau tindakan yang kurang berkenan.
“Hari ini adalah hari terakhir saya menjalankan aktivitas sebagai ASN di Lampung Barat. Per tanggal 1 September, saya mulai memasuki masa pensiun,” ujar Jaimin dengan suara penuh haru.
Pria yang dikenal ramah ini juga mengenang awal kariernya sebagai ASN yang dimulai sejak tahun 1985. Dengan demikian, total masa pengabdiannya tercatat 40 tahun 4 bulan—sebuah dedikasi yang luar biasa panjang dan konsisten.
“Saya bersyukur bisa mengabdi selama lebih dari empat dekade. Banyak kenangan, suka duka, dan pelajaran hidup yang saya alami selama menjadi bagian dari Pemkab Lampung Barat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari pimpinan daerah, rekan sejawat, hingga staf di berbagai instansi yang telah memberikan dukungan selama ini.
Jaimin tak lupa menitipkan pesan kepada ASN yang masih aktif untuk tetap semangat, menjaga integritas, dan terus berinovasi demi kemajuan Lampung Barat. “Saya mewakili Pak Hotmuda dan Ibu Agustina juga mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf atas segala kekurangan kami. Semoga ke depan, Lampung Barat semakin maju dengan SDM yang terus berkembang,” pungkasnya.
Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian sebagai ASN adalah panggilan untuk melayani, bukan sekadar pekerjaan. Keteladanan dari sosok seperti Jaimin, Hotmuda Simarmata dan Agustina akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah perjalanan birokrasi di Lampung Barat. (lusiana)