Ivan Gunawan Kecewa Brand Hijab Miliknya Dipalsukan

Ivan Gunawan Kecewa Brand Hijabnya Dibajak Pengusaha Nakal. - -Foto Instagram Ivan-gunawan-

RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO – Presenter sekaligus desainer ternama Ivan Gunawan menyampaikan kekecewaannya setelah mengetahui bahwa merek hijab miliknya telah dipalsukan dan dijual secara ilegal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Aksi pembajakan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian secara materi, tetapi juga berdampak secara emosional baginya sebagai kreator.

Ivan menjelaskan bahwa produk tiruan tersebut menggunakan nama dan identitas brand miliknya tanpa izin. Hal ini membuat masyarakat awam sulit membedakan mana produk asli dan mana yang palsu, yang pada akhirnya bisa merusak citra brand yang telah ia bangun dengan penuh kerja keras.

Menurut Ivan, tindakan para pelaku yang menjual produk palsu merupakan bentuk penipuan terhadap konsumen. Ia menegaskan bahwa menjual barang tiruan dengan mengatasnamakan merek terkenal bukan hanya tidak etis, tetapi juga merugikan banyak pihak.

Ivan mengaku prihatin karena masih ada pelaku usaha yang mencari keuntungan dengan cara yang tidak jujur. Ia menyarankan agar para penjual nakal tersebut mulai membangun bisnis sendiri tanpa mencatut nama orang lain.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti sebelum membeli produk, terutama jika ditawarkan dengan harga yang jauh lebih murah dari harga resmi. Menurutnya, konsumen berperan penting dalam mendukung brand lokal agar bisa terus berkembang.

Meskipun merasa sangat dirugikan, Ivan memastikan bahwa ia tidak akan membawa kasus ini ke jalur hukum. Bukan karena kekurangan bukti, tetapi karena ia merasa tidak memiliki cukup waktu dan energi untuk menjalani proses hukum yang panjang.

Sebagai pribadi yang religius, Ivan memilih untuk menyerahkan masalah ini kepada Tuhan. Ia percaya bahwa rezeki setiap orang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, dan bahwa keadilan sejati akan datang pada waktunya. “Aku lebih memilih berserah kepada Allah. Rezeki tidak akan tertukar dan biarlah Tuhan yang membalas apa yang telah mereka lakukan,” ujar Ivan dengan tenang.

Kasus ini menjadi refleksi bahwa para pelaku industri kreatif harus tetap waspada terhadap pembajakan merek. Dukungan dari masyarakat untuk membeli produk asli sangat dibutuhkan agar brand lokal bisa terus berkembang dan terlindungi dari praktik bisnis curang. (*/lusi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan