Ditarget Rampung Oktober, BPJN Kebut Penanganan Jalan Amblas di KM 22

DIKEBUT; BPJN Wilayah II Lampung melalui PPK 2.3 terus mengebut penanganan jalan amblas di KM 22, ruas Jalan Nasional Liwa–Krui. -Foto Dok BPJN-

BALIKBUKIT - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Lampung melalui PPK 2.3 terus mengebut penanganan jalan amblas di KM 22, ruas Jalan Nasional Liwa–Krui, Kabupaten Lampung Barat. Hingga saat ini, proses perbaikan masih berlangsung intensif dengan target penyelesaian pada akhir Oktober 2025 mendatang.

Diketahui, sebelumnya kerusakan jalan itu terjadi akibat kontur tanah yang labil diperparah oleh curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan badan jalan longsor cukup dalam sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

“Penanganan sedang kami kebut. Saat ini sudah masuk tahap perkuatan struktur tanah dan pelebaran tebing. Targetnya, akhir Oktober mendatang pekerjaan ditarget selesai dan arus lalulintas sudah kembali normal dan aman dilalui kendaraan,” ujar salah satu tim lapangan BPJN, Masdir.

Untuk sementara, arus lalu lintas masih diberlakukan sistem buka-tutup pada titik lokasi amblas. Kendaraan yang melintas dari arah Liwa maupun Krui diminta ekstra hati-hati karena badan jalan hanya bisa dilalui sebagian.

BPJN memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kualitas. Pemasangan bronjong serta perkuatan pondasi jalan menjadi prioritas utama sebelum dilanjutkan dengan pengaspalan.

“Pekerjaan kami lakukan secara bertahap agar hasilnya maksimal dan bisa bertahan lama. Kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk pengaturan lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan panjang,” tambahnya.

Masyarakat pengguna jalan menyambut baik langkah cepat BPJN, mengingat ruas Liwa–Krui merupakan jalur vital penghubung Kabupaten Lampung Barat dengan Pesisir Barat. Dengan rampungnya perbaikan, diharapkan aktivitas warga dan distribusi barang kembali berjalan lancar. “Kami minta masyarakat bersabar sedikit. InsyaAllah akhir Oktober jalur sudah bisa digunakan normal kembali,” pungkasnya. (edi/lusiana)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan