Urai Problematika Pengelolaan Zakat

Foto Dok--

BALIKBUKIT - Madrasah Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Gelombang ke 2 diselenggarakan oleh pengurus Upzis LAZISNU Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Balik Bukit di Masjid Baiturrahman Pemangku Sumber Agung Pekon Sukarame diikuti 54 peserta dari 14 JPZIS (Jaringan Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh) dari Pekon Sukarame, Bahway dan Padang Dalom, Sabtu 30 Maret 2024 dan dilanjutkan dengan buka bersama. 

Ketua Upzis LAZISNU MWCNU Balik Bukit Ustadz Suharman, yang menjadi pemateri dalam acara tersebut menyampaikan penting dan wajib hukumnya panitia zakat mendaftarkan diri ke Badan Amil Zakat atau Lembaga Amil Zakat agar secara hukum fiqih dan hukum negara dinyatakan sah sebagai Amil Zakat Syar'i. 

Menurut dia, Madrasah Amil Zakat ini sangatlah penting untuk memberikan pemahaman kepada calon Amil tentang Tata Kelola zakat sesuai dengan syariat Islam. "Para petugas JPZIS harus paham hukum dan pelaksanaan zakat menurut ulama madzhab sehingga diharapkan zakat yang dibayarkan Muzakki (orang yang berzakat) sesuai dengan ketentuan fiqih dan didistribusikan tepat sasaran, " jelas Ust Suherman.

Sementara Wakil Ketua 1 MWCNU Balik Bukit Ustadz Mohammad Wahidin menyampaikan salah satu program LAZIS-NU MWC yang menjadi salah satu Lembaga di bawah Naungan MWC NU Balik Bukit adalah Madrasah Amil yang selalu di selenggarakan setiap tahun sebagai bekal untuk para petugas amil di wilayahnya masing-masing. Dan setelah mengikuti Madrasah Amil maka para petugas tersebut akan diberikan Surat Keputusan (SK) dan Izin Operasional Jaringan Pengelola Zakat, Infaq dan Shodaqoh (JP-ZIS). Sehingga amil-amil tersebut betul-betul sesuai dengan syariat islam (Amil Syar'i).

“Kami atas nama Pengurus MWC NU Balik Bukit sangat mengapresiasi atas tingginya minat dan kesadaran masyarakat dalam mengikuti program ini,” ujar dia.

 "Selamat bertugas di wilayahnya masing-masing, semoga Allah swt meridhoi kita semua dan kita diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam mengemban amanah ini," sambungnya Ust M Wahidin.

Arianto Harafat, salah satu peserta Madrasah Amil mengungkapkan terima kasih dan menyambut baik adanya Madrasah Amil Zakat LAZISNU ini.  "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, sehingga kami paham tentang pentingnya menjadi Amil Syar'i dan paham tentang solusi problematika zakat yang selama ini terjadi di masyarakat,” kata dia

Sekadar diketahui, Pelaksanaan Madrasah Amil Zakat LAZISNU tahun 2024 dilaksanakan 4 gelombang yaitu gelombang 1 pada Jumat 29/3, gelombang 2 pada Sabtu 30 Maret 2024, gelombang 3 dan 4 pada Minggu 31 Maret 2024 dan semua proses pendaftaran, penerbitan SK serta pelaksanaan Madrasah Amil Zakat tidak dipungut biaya alias gratis. *

Tag
Share