Kantor di Jakarta Pulangkan Karyawan Lebih Cepat Imbas Panasnya Aksi Unjuk Rasa

Sejumlah kantor di Jakarta memutuskan untuk memulangkan karyawan mereka lebih cepat buntut memanasnya aksi unjuk raksa yang terjadi dua hari belakangan ini. Foto CNN Indonesia--
Radarlambar.bacakoran.co- Sejumlah kantor di Jakarta memutuskan untuk memulangkan karyawan lebih cepat menyusul memanasnya aksi unjuk rasa dalam dua hari terakhir di Ibu Kota. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah antisipasi mengingat sejumlah titik akses jalan menuju kawasan bisnis dan perkantoran mulai ditutup aparat.
Salah seorang karyawan di Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD), yang meminta identitasnya disamarkan dengan nama Romi, mengungkapkan bahwa manajemen sudah memberi pemberitahuan sejak pagi.
Karyawan diminta meninggalkan kantor lebih awal dan mengosongkan gedung mengingat adanya potensi gangguan di sekitar lokasi. Romi menambahkan, saat dirinya pulang, sebagian akses jalan di SCBD sudah mulai ditutup.
Hal serupa dialami oleh Junta, karyawan sebuah perusahaan di bidang edukasi yang berlokasi di Pluit, Jakarta Utara. Ia menyebut, manajemen meminta seluruh pegawai pulang sebelum pukul 15.00 WIB. Keputusan itu diambil karena banyak pekerja yang harus melintasi rute menuju Bogor, Bekasi, maupun Tanah Abang—daerah yang dinilai rawan terdampak aksi massa.
Selain alasan keamanan, Junta menambahkan, perusahaannya juga mempertimbangkan faktor keselamatan pekerja asing yang turut bekerja di kantornya.
Situasi ini tidak lepas dari eskalasi aksi unjuk rasa di Jakarta. Sejak Kamis (28/8), demonstrasi berlangsung memanas setelah insiden seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas akibat terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Peristiwa itu memicu gelombang kemarahan dari rekan-rekan sesama pengemudi ojek online. Massa kemudian sempat mendatangi Mako Brimob di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, pada Kamis malam.(*)