Harimau Sumatera Terekam Dijalinbar TNBBS Krui-Tanggamus, TNBBS Sampaikan Imbauan Untuk Masyarakat

Beredar video adanya Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang terekam camera oleh pengguna jalan di ruas jalan lintas barat (jalinbar) kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) penghubung Krui-Tanggamus. Foto dok --

BANGKUNAT – Beredar video adanya Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang terekam camera oleh pengguna jalan di ruas jalan lintas barat (jalinbar) kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) penghubung Krui-Tanggamus.

Tepatnya, disekitar wilayah Pekon Pemerihan Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) hingga kawasan wilayah Sedayu, Kabupaten Tanggamus. Belum diketahui pasti kapan kejadian itu, tapi berdasarkan video yang beredar di media sosial (medsos) itu terjadi saat malam hari baru-baru ini.

Kasi TNBBS Wilayah II, Jimmy Fonda, membenarkan ada informasi video Harimau Sumatera yang terekam oleh pengguna jalan yang melintas di wilayah hutan TNBBS Krui-Tanggamus itu. Bahkan, informasi itu sudah menyebar ke masyarakat diwilayah Semaka, Tanggamus. Menanggapi informasi itu, pihak TNBBS akan mensosialisasikannya kepada masyarakat.

“Kita rencananya akan kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama yang ada di sekitar Talang Tuba, bersama dengan aparat Pekon Pemerihan, Kecamatan Bangkunat,” kata Jimmy, Sabtu 10 Februari 2024.

Dijelaskannya, dengan adanya Harimau Sumatera yang terlihat muncul dikawasan hutan TNBBS yang dilintasi ruas jalinbar itu, tentu pihak TNBBS juga kembali mengimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal dekat dengan sekitar kawasan hutan TNBBS tersebut (Talang/Pedukuhan) untuk memperbanyak membuat api dan melakukan penerangan sekitar rumah dan kandang hewan ternak.

“Selain itu, jika sudah sore hari, diharapkan untuk dapat mengurangi aktifitas di luar rumah,” jelasnya.

Dikatakannya, masyarakat yang memiliki ternak disekitar kawasna hutan TNBBS atau yang tinggal diperkebunan dan memiliki hewan ternak agar dapat mengkandangkan hewan ternak, serta dapat memperkuat kandang ternaknya, dan kerap membersihkan sekitar kandang ternak. Kepada masyarakat, jika harus keluar saat malam hari, diusahakan minimal dua orang dan membuat bunyi-bunyian.

“Masyarakat juga diimbau segera menginformasikan kepada petugas TNBBS jika melihat keberadaan Harimau Sumatera. Kita berharap kerjasama dari semua pihak, mudah-mudahan keberadaan Harimau Sumatera juga dapat selamat dari para pemburu liar,” ungkapnya.

Ditambahkannya, sebelumnya pihak TNBBS juga sudah pernah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatur hilir mudik kendaraan yang melintasi ruas jalinbar kawasan hutan TNBBS diwilayah Sanggi-Bangkunat. Artinya, pada jam-jam tertentu saja kendaraan bisa melintas, namun hal tersebut tenntu butuh dukungan semua pihak.

“Upaya itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi keselamatan pengendara dan satwa liar yang melintas di jalan Sanggi-Bangkunat kawasan hutan TNBBS itupungkasnya.(*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan