Polri Turut Bantu Stabilkan Harga Sembako Lewat GPM

PANGAN MURAH_Guna membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok Polres Lampung Barat mengeglar program Gerakan Pangan Murah (GPM) disejumlah wilayah.-Foto Dok---

RADARLAMBAR.BACAKORAN.CO - Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok terus dilakukan Polres Lampung Barat. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri, jajaran Polres Lambar menyalurkan lima kebutuhan pokok utama dengan harga terjangkau kepada masyarakat. 

Kapolres Lambar AKBP Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si., menyebutkan, intervensi harga lewat GPM terbukti langsung dirasakan masyarakat.

“Bahan pokok adalah kebutuhan primer setiap keluarga. Ketika harga pangan melonjak, beban hidup masyarakat pun otomatis bertambah. Karena itu Polri hadir melalui GPM untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menstabilkan harga di pasaran,” jelas Rinaldo.

Menurutnya, pangan merupakan salah satu penopang ketahanan nasional. Jika kebutuhan dasar masyarakat terjamin, maka stabilitas sosial dan keamanan juga ikut terjaga.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan masyarakat merasa aman secara sosial dan ekonomi. Gerakan pangan murah ini adalah salah satu ikhtiar nyata kami,” lanjutnya.

Kapolres juga mengungkapkan, hingga saat ini Polres Lampung Barat telah melaksanakan GPM di sejumlah titik, mulai dari Kecamatan Balik Bukit, Sekincau, hingga Batu Ketulis. Ke depan, kegiatan ini akan diperluas ke pekon-pekon lain agar manfaatnya dirasakan lebih merata.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat sampai ke pelosok. Karena itu kegiatan ini saat ini masih kami gulirkan secara berkala di berbagai lokasi di pusat kecamatan termasuk juga ada di Polsek,” tegasnya.

Rinaldo menambahkan, GPM juga menjadi salah satu upaya mendukung program pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan daerah. Dengan harga terjangkau, daya beli masyarakat tetap terjaga dan pedagang pun memiliki patokan harga yang lebih stabil.

“Kalau harga bisa terkendali, otomatis perekonomian daerah juga lebih sehat. Harapan kami, langkah kecil ini memberi dampak besar bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang paling merasakan dampak kenaikan harga,” pungkas dia.

Sejumlah masyarakat yang hadir mengaku terbantu dengan adanya GPM Polri. Harga beras Rp11.500/kg, minyak goreng Rp16.250/liter, gula pasir Rp17.500/kg, tepung Rp8.800/kg, dan telur ayam Rp50.000/karpet dirasa jauh lebih ringan dibanding harga pasaran. (edi/lusiana)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan