Didominasi Perempuan, Ratusan Warga Lampung Barat Urus Kartu Kuning

Ilustrasi Kartu Kuning--
BALIKBUKIT – Ratusan warga Kabupaten Lampung Barat tercatat mengurus kartu kuning atau AK1 di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) setempat. Menariknya, mayoritas pemohon justru didominasi oleh kaum perempuan.
Kepala Disnakerin Lampung Barat, Haiza Rinsa, mengungkapkan bahwa sejak awal tahun hingga Agustus 2025, tercatat 243 orang mengurus kartu kuning.
“Mayoritas pemohon memang perempuan. Banyak dari mereka mencari kerja untuk menambah pengalaman maupun karena faktor ekonomi,” ujar Haiza.
Ismet menambahkan, saat ini lapangan kerja untuk perempuan lebih terbuka dan beragam. Bahkan, upah yang ditawarkan untuk tenaga kerja perempuan di beberapa sektor relatif lebih tinggi, sehingga minat pencari kerja perempuan pun meningkat signifikan.
Untuk mempermudah layanan, Disnakerin Lampung Barat juga telah menyediakan layanan pembuatan kartu kuning secara online. Pencari kerja cukup mengakses laman resmi https://karirhub.kemnaker.go.id, lalu menginput data secara mandiri.
“Setelah data diisi secara online, pemohon hanya perlu datang ke kantor Disnakerin untuk pencetakan kartu dan menyerahkan berkas persyaratan,” jelas dia.
Masih kata dia, sebagian besar pemohon kartu kuning berasal dari lulusan SMA atau sederajat. Umumnya, mereka merantau untuk bekerja di wilayah Jakarta dan Pulau Jawa, yang dinilai memiliki peluang kerja lebih besar.
Sebagai informasi, berikut persyaratan pembuatan kartu kuning AK1 yaitu fotokopi ijazah terakhir, fotokopi transkrip nilai, fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), fotokopi kartu keluarga, pas foto berwarna, Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat langsung mengunjungi kantor Disnakerin atau mengakses layanan resmi secara daring. (lusiana)